Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pabrik PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL)

Pabrik PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL)

BEI Buka Suspensi Saham Trisula Textile (BELL)

Jumat, 13 Mei 2022 | 08:13 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan (unsuspend) saham PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) di seluruh pasar pada Jumat (13/5) setelah kemarin perdagangannya dihentikan dipicu lonjakan harga.

“Suspensi saham BELL di pasar reguler dan tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I, Jumat (13/5),” demikian penjelasan Kepalda Divisi Pengawasan Transaksi BEI Lidia M Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Irvan Susandy dalam keterbukaan informasi di BEI, hari ini.

Baca juga: Intip Strategi Trisula Textile (BELL) Dongkrak Kinerja

Otoritas bursa sempat menghentikan perdagangan saaham BELL kemarin akibat lonjakan harga dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data, harga saham BELL telah melonjak 69,86% dari Rp 146 menjadi Rp 248 sepanjang tahun ini. Sedangkan dalam sebulan terakhir terjadi lonjakan sebanyak 264% dari Rp 68 menjadi Rp 248 per saham.

Sebelumnya, Direktur Utama BELL Karsongno Wongso Djaja mengatakan, Trisula Textile menargetkan penjualan dan laba sebelum pajak pada tahun 2022 masing-masing tumbuh sekitar 8%. Guna mencapai target perseroan menyiapkan sejumlah strategi.

Di antaranya, perseroan akan menciptakan satu chain terintegrasi yang dapat meningkatkan penjualan dan pemasaran dengan mengoptimalkan jaringan distribusi serta meningkatkan sinergi bersama entitas anak. "Jadi, BELL menargetkan penjualan tahun 2022 ini harus tumbuh sekitar 8% dan laba sebelum pajak juga tumbuh 8%," jelasnya.

Sebagai pendorongnya, perseroan memiliki perusahaan yang khusus bergerak di seragam. Bukan cuma itu, perseroan juga mempunyai keagenan untuk menyuplai kain-kain manufaktur kepada agen-agen di daerah dan satu divisi yang menangani khusus ritel dengan merek JOBB dan Jack Nicklaush.

Selain menciptakan chain terintegrasi, BELL juga akan mengembangkan saluran penjualan online, sebab segmen penjualan online dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Strategi selanjutnya, perseroan akan mengembangkan produk merek JOBB yang lebih kasual untuk menyasar konsumen-konsumen muda.

Lebih lanjut, penetrasi penjualan kain di pasar ekspor akan terus ditingkatkan. Pasalnya, BELL melihat secara bertahap pada 2021 lalu, perseroan mendapatkan lebih banyak pasar dengan menjalin kemitraan bersama garmen-garmen lokal yang juga fokus pada eskpor.


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN