Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi token LUNA

Ilustrasi token LUNA

Perdagangan LUNA Dihentikan, Gimana Nasib yang Pegang LUNA? Begini Curhatannya....

Jumat, 13 Mei 2022 | 13:16 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - Pertukaran kripto terbesar Binance mengumumkan akan menghapus kontrak berjangka Terra (LUNA) dengan margin Tether (USDT) menyusul penurunan harga lebih dari 99%. Dalam posting blog hari Kamis (12/5/2022), Binance mengatakan akan mengambil “tindakan pencegahan” di sekitar kontrak abadi LUNA/USDT, berniat untuk menghapus pasangan jika harga berada di bawah 0,005 USDT.

Hal itu juga telah diberlakukan oleh para pedagang kripto di Indonesia. Sebut saja, PINTU yang sudah menghentikan perdagangan LUNA karena sudah mencapai Rp 10. TRIV juga memberlakukan hal yang sama.

“Sehubungan dengan matinya blockchain pada 2 koin ini (LUNA dan UST) dan penurunan harga hingga 99%. Trading kedua koin ini akan di nonaktifkan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Bagi pengguna staking LUNA, dana akan dalam status "DORMANT" hingga blockchain LUNA nyala kembali,” tulis Binance pengumumannya.

Baca juga: Blockchain Terra Kembali Produksi, Harga LUNA Tinggal Rp 100-an Perak, Apa Penyebabnya?

Begitupula dengan Tokocrypto yang menyatakan pairing token LUNA/BNB, LUNA/BIDR, LUNA/BTC, LUNA/USDT dan UST/USDT dihapus dan dihentikan transaksinya pada 13 Mei 2022 pukul 07.40 WIB dan UST/USDT dihentikan pada pukul 08.30 WIB.

"Harap sesuaikan strategi perdagangan Anda untuk menghindari dampak yang tidak perlu pada perdagangan Anda. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," tulis pengumuman tersebut.

Langkah ini mengikuti serangkaian peristiwa yang memicu penurunan harga LUNA  dan stabelcoin UST yang belum pernah terjadi sebelumnya. Harga LUNA terpelanting sangat jauh dari harga tertingginya di bulan lalu. Berdasarkan situs CoinMarketCap, pada Jumat (13/5/2022) pukul 10.00 WIB, LUNA diperdagangkan pada US$ 0,007543  atau setara Rp 146,97 dengan market cap sebesar US$ 49,25 miliar. Sedangkan, dalam kurun waktu sekitar satu bulan LUNA ambruk sekitar 98% dari harga tertingginya di level US$ 119 atau setara Rp 1,73 juta.

Sementara itu, para pemegang token LUNA ramai-ramai menceritakan keluh kesahnya di Instagram. Misalnya saja, akun graciawnd menuliskan, “Patah hatiii terberat tahun ini."

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN