Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi Subholding Gas PT Pertamina (Persero) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). (Foto: Dok. PGN)

Ilustrasi Subholding Gas PT Pertamina (Persero) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). (Foto: Dok. PGN)

Bertumbuh Lampaui Ekspektasi, Bagaimana Prospek Saham PGAS?

Jumat, 13 Mei 2022 | 13:42 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - RHB Sekuritas Indonesia mempertahankan rekomendasi beli saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan target harga Rp 1.800. Target harga tersebut mempertimbangkan faktor tingginya realisasi keuangan kuartal I-2022 dan potensi sampai akhir tahun.

Tim riset RHB Sekuritas menyebutkan bahwa target harga tersebut menggambarkan keberhasilan PGN mencetak kinerja keuangan hingga di atas ekspektasi. “Raihan laba bersih perseroan kuartal I-2022 senilai US$ 119 juta telah setara dengan 39% dari target kami dan 43% dari target konsensus analis,” tulis riset tersebut.

Advertisement

Baca juga: Volume Distribusi PGN (PGAS) Cenderung Naik, Bagaimana Prospek Sahamnya?

Melihat realisasi tersebut, RHB Sekuritas menyebutkan, besar peluang bagi perseroan untuk mewujudkan target kinerja operasional tahun ini. Apalagi perseroan disebut akan mendapatkan tambahan pasokan gas.

Hingga akhir Maret 2022, perseroan telah mendistribusikan sebanyak 015 bbtud dan volume transmisi gas mencapai 1.325 mmscfd. Pencapaian tersebut sudah sesuai dengan harapan.

“Kami memperkirakan bahwa seluruh bisnis perseroan akan berjalan baik tahun ini, seperti pendistribusian gas komersial, transmisi, upstream, dan transportasi minyak,” terangnya.

Terkait harga jual gas mencapai US$ 6 per mmbtu untuk industri masih menunggu peraturan pemerintah. Manajemen PGN juga memprediksi margin penjualan gas senilai US$ 1,6-1,8 per mmbtu tahun iini, dibandingkan perkiraan RHB Sekuritas sekitar US$ 1,6-1,7 per mmbtu.

RHB Skuritas memperkirakan laba bersih PGN senilai US$ 301 juta tahun ini, dibandingkan realisasi tahun lalu US$ 304 juta. Begitu juga dengan pendapatan diharapkan meningkat dari US$ 3,03 miliar menjadi US$ 3,4 miliar.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN