Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Armada kapal PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI). (Foto: Perseroan)

Armada kapal PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI). (Foto: Perseroan)

Pelita Samudera (PSSI) Gencar Diversifikasi Agar Kinerja Melaju Kencang

Senin, 16 Mei 2022 | 15:52 WIB
Ghafur Fadillah (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) bertekad memperkuat diversifikasi usaha pada segmen non-batu bara. Bahkan perseroan menargetkan segmen baru tersebut mampu berkontribusi hingga 50% dalam jangka panjang.

Direktur Utama Pelita Samudera Shipping Iriawan Ibarat menjelaskan, tahun 2025, perseroan memproyeksikan pendapatan dari segmen non-batu bara dapat menyumbang hingga 50% dari total pendapatan. Hal itu sejalan dengan kebutuhan pengangkutan beberapa komoditas seperti nikel dan klinker semen yang permintaannya sedang meningkat.

Advertisement

"Agar lebih variatif lagi, kami akan menggenjot pendapatan usaha dari komoditas tembaga konsentrat, produk dari besi, dan sebagainya," jelasnya kepada Investor Daily, baru-baru ini.

Baca juga: Grup Widodo Makmur (WMMP) Gandeng Blackstone Capital Perkuat Inovasi Agrikultur

Selain itu, rencana diversifikasi Pelita Samudera Shipping juga didukung oleh peningkatan kontribusi segmen dari tahun ke tahun. Tercatat dari periode 2020 hingga 2021, segmen kapal curah besar juga tunda dan tongkang mengalami peningkatan kontribusi 17% dan 3%.

Sebab itu, rencana diversifikasi akan ditopang oleh anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar US$ 12 juta hingga US$ 15 juta. Dana capex akan digunakan untuk peremajaan aset perseroan.

Hingga kuartal I-2022, PSSI sudah merealisasikan capex sebanyak US$ 3 juta untuk memfasilitasi docking kapal. Tak menutup kemungkinan capex juga akan digunakan untuk membeli kapal baru.

Direktur Pelita Samudera Shipping Harry Tjhen menambahkan, perseroan memang berencana untuk membeli kapal baru dan divestasi aset. Sejauh ini, perseroan baru merealisasikan divestasi beberapa aset kapal seperti MV Dewi Gandawati, 1 set T&B, dan 1 Barge IK-3. Aksi ini telah memberikan pendapatan sebanyak US$ 3,4 Juta.

Untuk diketahui, total armada perseroan saat ini berjumlah 85 kapal, yang terdiri atas 3 unit Floating Loading Facilities (FLF), 1 unit Floating Crane (FC), 39 unit kapal tunda & 37 unit tongkang (T&B), serta 5 unit kapal curah besar (MV). "Perseroan juga akan melakukan menambah armada baru dengan melakukan kerja sama yang masih dalam penjajakan. Info terbaru akan diumumkan pada kuartal II-2022," jelas dia.

Baca juga: Wait! MNC Energy (IATA) Batalkan Rencana Private Placement?

Meskipun demikian, ia memproyeksikan tahun ini segmen batu bara masih mendominasi pendapatan, karena pengangkutan batu bara masih marak dan memberikan keuntungan yang besar sejalan dengan harga dan kebutuhanya yang masih cukup tinggi. Segmen ini diproyeksi berkontribusi hingga 70% dari total pendapatan 2022.

Sebelumnya, PSSI menetapkan pembagian dividen tunai Rp 25 per saham atau total mencapai Rp 147 miliar. Ini menjadi pembagian dividen terbesar bagi perseroan selama tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dividen tersebut setara dengan 41% dari laba bersih pada tahun 2021 yang sebanyak US$ 25 juta.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN