Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi Bitcoin

Ilustrasi Bitcoin

Musim Jual Bitcoin Belum Reda, Duh..Bearish Masih Mengintai

Rabu, 18 Mei 2022 | 11:39 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Harga Bitcoin (BTC) masih belum aman saat ini. Meski, tergolong sideways di level US$ 29.000-30.000, aksi penjualan dari koin dengan kapitalisasi pasar terbesar ini masih terus berlangsung. Hal ini menandakan musim bearish masih mengintai. 

Berdasarkan CoinMarketCap, pada perdagangan Rabu (18/5/2022) pukul 11.35 WIB BTC diperdagangkan di level US$ 29.860,23 atau turun 1,34% selama 24 jam terakhir dan turun 4,67% dalam sepekan. Adapun, secara year to date BTC telah anjlok 37,38%. Sejumlah altcoin pun terapresiasi satu digit. Meski, secara keseluruhan kondisi pasar masih belum aman.

Selain itu, exchanges inflow BTC berdasarkan data CryptoQuant masih cukup tinggi. Ini menadakan aksi jual masih akan terus berlanjut. Data Cryptoquant menunjukan cadangan BTC yang masuk ke bursa, perhari ini meningkat 3% atau masuk sekitar 200.000 koin. Bahkan, berdasarkan analisis teknikal dari Cointelegraph, pergerakan BTC saat ini berpotensi menenggelamkan BTC ke level support di harga US$ 28.805. 

Dikutip dari Cointelegraph, sentimen jangka pendek masih menandakan bearish. Hal ini terlhat dari sentimen dari sejumlah indikator, di antaranya, fear and greed indeks Bitcoin masih berada pada level ketakutan ekstrem.

Baca juga: Studi: Tiongkok Muncul Lagi Sebagai Pusat Penambangan Bitcoin

Namun, jika harga rebound dari US$ 28.805, pembeli diperkirakan kembali mencoba mendorong BTC ke rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20 hari (US$ 33.646). Ini adalah level yang penting untuk diperhatikan karena penembusan dan penutupan di atasnya dapat mengindikasikan bahwa bulls mencoba untuk kembali. Pasangan ini kemudian bisa naik ke simple moving average (SMA) 50 hari (US$ 39.300).

Sebaliknya, jika harga tergelincir di bawah US$ 28.805, BTC bisa turun ke US$ 26.700. Jika support ini bisa dibobol, harga dapat melanjutkan tren turunnya dan harga mungkin turun ke US$ 25.000 dan kemudian ke US$ 21.800.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com