Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Produksi PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO)

Produksi PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO)

Alkindo Naratama (ALDO) Kembali Luncurkan Produk Ramah Linggkungan

Kamis, 19 Mei 2022 | 08:26 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - Emiten yang bergerak pada bidang bisnis kertas dan bahan kimia terintegrasi, PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO), meluncurkan produk baru ramah lingkungan pengganti gelembung plastik atau dikenal dengan bubble wrap.

Produk yang dinamai Hexcel Wrap ini adalah produk terbaru dari Alkindo Naratama yang diklaim lebih ramah lingkungan pertama di Indonesia ketimbang bubble wrap. Dengan adanya Hexcel Wrap ini diharapkan mengurangi sampah plastik yang banyak digunakan dalam bisnis e-commerce.

Baca juga: Tingkatkan Produksi, Alkindo Naratama (ALDO) Anggarkan Capex Rp 320 Miliar

Hexcel Wrap adalah produk berkelanjutan dari ALDO sebagai alternatif bubble wrap berbentuk struktur sarang lebah yang terbuat dari kertas coklat (recycled paper) sebagai solusi perlindungan dalam mengemas pengiriman barang terutama untuk pasar e-commerce. “Kami sangat peduli terhadap lingkungan, sehingga terus berinovasi untuk membuat produk berkelanjutan dan mencari peluang yang terbaik. Kami bangga dapat berinisiasi membuat produk Hexcel Wrap yang pertama di Indonesia," jelas dia dalam keterangan resmi, belum lama ini.

Ia melanjutkan, Hexcel Wrap memiliki peluang yang sangat besar di industri e-c ommerce dengan mengutamakan sustainable product. Hal ini merupakani nisiasi yang cemerlang mengingat industri e-commerce saat ini terus semakinb erkembang di Indonesia.

Sebelumnya ALDO juga telah membuat sustainable product berupa paper box dan paper bag. Produk ini juga banyak digunakan untuk pengemasan, misalnya paper box digunakan sebagai wadah makanan, obat-obatan, kosmetik, dan lain-lain. Lalu, paper bag ialah tas yang terbuat dari kertas daur ulang yang dapat digunakan sebagai tas belanja dan kemasan lainnya.

“Kami akan terus berupaya untuk konsisten memberikan solusi-solusi permasalahan lingkungan dengan memberikan produk yang ramah lingkungan. ALDO sebagai perusahaan yang bergerak di bisnis kertas daur ulang akan memanfaatkan peluang ini dengan baik sehingga dapat terus berkomitmen menjaga lingkungan,” ujar Sutanto.

Baca juga: Melesat 455%, BEI Suspend Kembali Saham Trisula (BELL)

Sebagai informasi, melalui berbagai inovasinya, tahun 2021, ALDO berhasil meraih pendapatan Rp 1,46 triliun atau naik 32% secara tahunan. Bisnis sub-grup kertas ALDO menjadi kontributor utama dengan kontribusi 65%, yakni 38% dari ECO Paper dan 27% dari Alkindo. Adapun sub-grup Kertas ALDO ini telah mendominasi penjualan bersih ALDO sejak akuisisi ECO di tahun 2019.

Tahun ini, perseroan menganggarkan capital expenditure (capex) sebesar Rp 320 miliar. Capex tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi usaha kertas coklat atau Brown Eco Manufacturer (ECO).

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN