Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang investor memantau pergerakan saham melalui ponselnya di kawasan Depok. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Seorang investor memantau pergerakan saham melalui ponselnya di kawasan Depok. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Phintraco Sekuritas: IHSG Lanjutkan Rebound, Perhatikan Saham-saham Blue Chip

Jumat, 20 Mei 2022 | 07:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Phintraco Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) bakal lanjtkan rebound pada perdagangan Jumat (20/5/2022). IHSG diperkirakan akan bergerak pada resistance 6.900, pivot 6.830, support 6.730.

Phintraco Sekuritas menilai, IHSG berpotensi uji resistance 6.830, sebelum melanjutkan rebound ke kisaran 6.850 di Jumat (20/5). Secara teknikal, pergerakan Kamis (19/5) memperkuat sinyal minor reversal dari golden cross pada Stochastic RSI dan MACD.

Baca juga: Artha Sekuritas: IHSG Menguat, Cek Tujuh Saham Pilihan di Akhir Pekan Ini

Menurut Phintraco Sekuritas, investor asing kembali melakukan aksi beli selektif pada saham-saham blue chip, seperti BMRI, BBNI, BBRI, INDF, ASII, ADRO, HRUM, PGAS, ANTM dan INCO di perdagangan Kamis (19/5). Saham-saham tersebut dapat kembali diperhatikan pada perdagangan Jumat (20/5).

Baca juga: Indosurya: IHSG Menguat, AALI hingga LSIP Masuk Menu Saham Pilihan Akhir Pekan

Phintraco Sekuritas menilai, salah satu faktor yang memicu keyakinan investor, khususnya pada saham-saham blue chip adalah optimisme terhadap outlook ekonomi Indonesia ditengah peningkatan uncertainty risk eksternal. Terbaru, Pemerintah RI, melalui Menteri Keuangan memperkirakan akan ada peningkatan inflasi di 2022, mendekati 4% yoy.

“Sementara nilai tukar Rupiah diasumsikan stabil di Rp14,300-Rp14,700 per USD. Dengan demikian, proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 4.8%-5.5% yoy di 2022 masih menjadikan Indonesia menarik di mata investor,” tambah Phintraco Sekuritas.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN