Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Nilai tukar Rupiah, Sumber : Antara

Nilai tukar Rupiah, Sumber : Antara

Dolar AS Tergelincir, Rupiah Menguat 79 Poin

Jumat, 20 Mei 2022 | 09:23 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (20/5/2022) pagi menguat 79 poin atau 0,54% ke posisi Rp 14.640 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.719 per dolar AS.

Sementara itu, Dolar AS tergelincir secara menyeluruh pada hari Kamis, jatuh ke level terendah 2 minggu, memperpanjang kemundurannya dari tertinggi dua dekade, karena sebagian besar mata uang utama yang terpukul oleh kenaikan greenback tahun ini menarik pembeli.

Dengan meningkatnya volatilitas di pasar keuangan global, dolar mencatat penurunan tajam terhadap yen Jepang dan franc Swiss, yang cenderung menarik investor pada saat tekanan atau risiko pasar.

Baca juga: Dolar Melemah, Jatuh ke Level Terendah

Tetapi Dolar AS juga bernasib buruk terhadap mata uang berisiko, termasuk dolar Australia dan Selandia Baru, karena kerugian tahun-ke-tanggal yang dalam untuk mata uang ini menarik beberapa pembeli.

Indeks USD, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, turun 1,0% pada 102,79, terendah sejak 5 Mei. Itu menempatkan indeks pada kecepatan untuk satu dari hanya enam contoh selama lima tahun terakhir.

Indeks mencapai level tertinggi hampir dua dekade pekan lalu karena Federal Reserve yang hawkish dan meningkatnya kekhawatiran tentang keadaan ekonomi global membantu mengangkat mata uang AS. Indeks naik 7,5% untuk tahun ini.

Pada hari Kamis, dolar tergelincir ke level terendah 3 minggu terhadap Yen dan level terendah 2 minggu terhadap Franc Swiss.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN