Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Mandiri Mineral Perkasa Tbk (NPII). (Foto: Perseroan)

PT Mandiri Mineral Perkasa Tbk (NPII). (Foto: Perseroan)

IPO Mandiri Mineral (NPII) Bidik Rp 134,9 Miliar, Tapi dari Waran Berharap Raup Rp 2,37 T

Jumat, 20 Mei 2022 | 14:02 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Perusahaan kontraktor nikel, PT Mandiri Mineral Perkasa Tbk (NPII) siap menyelenggarakan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Perseroan berencana melepas paling banyak 950 juta saham biasa atau paling banyak 0,73% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO dengan nilai nominal Rp 2 per saham.

Harga yang ditawarkan kepada masyarakat untuk setiap saham berkisar antara Rp 132-142 sehingga jumlah penawaran umum secara total sekitar Rp 125,4-134,9 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Victoria Sekuritas Indonesia dan PT Surya Fajar Sekuritas.

Baca juga: Kontraktor Nikel, Mandiri Mineral (NPII) Gelar IPO 0,73% Saham di Kisaran Rp 132-142

Bersamaan dengan penawaran umum ini, NPII menerbitkan waran seri I sebanyak-banyaknya 4,75 miliar waran seri I, atau setara dengan sebanyak-banyaknya 3,65% dari modal disetor pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum perdana saham ini disampaikan. Pada setiap satu saham baru hasil penawaran umum melekat lima waran seri I di mana setiap satu waran seri I dapat ditukar dengan satu saham biasa atas nama.

Waran seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk melaksanakan pembelian saham biasa atas nama dengan nilai nominal sebesar Rp 2 setiap saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 500 setiap saham. Jumlah dana yang akan diterima perseroan dari penawaran waran seri I seluruhnya berjumlah sebanyak-banyaknya Rp 2,375 triliun, yang dapat dilaksanakan selama berlakunya pelaksanaan yaitu sejak enam bulan setelah efek diterbitkan, mulai dari tanggal 14 Desember 2022 sampai dengan tanggal 13 Juni 2024. Pemegang waran seri I tidak mempunyai hak sebagai pemegang saham, termasuk hak atas dividen, selama waran seri I tersebut belum dilaksanakan menjadi saham baru.

Baca juga: Garap Motor Listrik, Indika Energy (INDY) Gandeng Alpha JWC dan Horizons Ventures

Adapun masa penawaran awal saham NPII untuk umum adalah 20-30 Mei 2022, perkiraan tanggal efektif pada 7 Juni 2022, dam perkiraan masa penawaran umum pada 8-10 Juni 2022.

Perseroan merupakan salah satu pemimpin dan perusahaan terkemuka kontraktor nikel di Indonesia dengan cakupan wilayah di Sulawesi Tenggara yang merupakan salah satu pusat nikel di Tanah Air.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN