Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
ilustrasi nilai tukar rupiah
sumber: Antara

ilustrasi nilai tukar rupiah sumber: Antara

Rupiah Melemah Dibayangi Kenaikan Suku Bunga The Fed

Senin, 23 Mei 2022 | 11:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar atau kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi melemah. Dibayangi sentimen kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve.

Rupiah pagi ini bergerak melemah tipis di tengah penurunan dolar. Rupiah melemah dua poin atau 0,01% ke posisi Rp14.644 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.642 per dolar AS.

"Para pembeli dolar AS mundur di tengah data campuran dan sejumlah laporan berulang tentang kenaikan suku bunga 50 bps," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya dikutip dari Antara, Senin (23/5/2022).

Baca juga: Disokong Sejumlah Katalis Positif, Harga Minyak Bertahan Bullish

Beberapa pengambil kebijakan Federal Reserve (Fed), termasuk Gubernur The Fed Jerome Powell, menahan diri untuk melakukan kenaikan suku bunga 75 basis poin.

Hal itu dilakukan bank sentral AS sambil mempertahankan proyeksi mereka sebelumnya terkait kenaikan 0,5% dalam suku bunga The Fed selama beberapa pertemuan berikutnya.

Baca juga: Dolar Lesu di Awal Pekan Ini

Indeks dolar AS mengalami penurunan mingguan terbesar sejak Januari menghentikan tren naik enam minggu, turun sebesar 0,22% pada hari ini di dekat 102,7.

Sementara itu dari Asia, optimisme muncul seiring pembukaan bertahap di Shanghai dan berkurangnya kasus Covid-19, serta kematian yang diakibatkan virus.

Pada Jumat (20/5) lalu rupiah ditutup menguat 77 poin atau 0,52 % ke posisi Rp14.642 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.719 per dolar AS.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN