Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
IST

IST

Laba Komprehensif dan Aset Semacom (SEMA) Melesat pada 2021

Senin, 23 Mei 2022 | 10:51 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2021. Ini tercermin dari perolehan laba komprehensif perusahaan pada periode itu sebesar Rp19,75 miliar. Realisasi ini tumbuh 547% atau setara penambahan Rp16,70 miliar jika dibandingkan 2020 yang hanya mencatat pembukaan laba komprehensif sebesar Rp3,05 miliar.

Direktur Utama Semacom Integrated (SEMA), Rudi Hartono Intan, menambahkan angka penjualan pada tahun 2021 juga tumbuh signifikan dari sebelumnya Rp82,89 miliar di tahun 2020 menjadi Rp198,21 miliar. Kemudian untuk aset perusahaan juga tumbuh 35 % year on year (yoy) menjadi Rp190,07 miliar dari sebelumnya Rp141,03 miliar.

"Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya kas & bank perseroan akibat meningkatnya penerimaan kas dari pelanggan atas penjualan produk SEMA. Juga dipicu oleh meningkatnya piutang usaha perseroan," ujar Rudi dalam keterangannya, Senin (23/05/2022).

Baca juga: Rupiah Melemah Dibayangi Kenaikan Suku Bunga The Fed

Dijelaskan aset yang meningkat itu ditopang oleh kinerja liabilitas dan ekuitas SEMA yang terjaga dengan baik selama periode tahun 2021. Tercatat liabilitas jangka pendek Semacom Integrated sebesar Rp94,73 miliar atau mengalami kenaikan sebesar Rp33,18 miliar setara kenaikan 54% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp61,54 miliar. 

Sedangkan untuk liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp17,90 miliar atau turun 18% dari tahun 2020 yang hanya Rp21,80 miliar. Sementara untuk ekuitas perusahaan menjadi Rp77,44 miliar dari sebelumnya Rp57,68 miliar. Ekuitas perusahaan ini tumbuh 34,25 % year on year (yoy).

"Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya modal SEMA dari kapitalisasi saldo laba menjadi modal saham. Juga disebabkan oleh meningkatnya laba neto tahun berjalan," ulasnya.

Baca juga: Disokong Sejumlah Katalis Positif, Harga Minyak Bertahan Bullish

Sebelumnya disampaikan bahwa kinerja positif perseroan ini salah satunya ditopang oleh hasil Kerjasama antara SEMA dengan PT Fiberhome Technologies Indonesia terkait dengan pembangunan dan pembuatan baterai lithium. Meski kerjasama ini baru dijalankan namun sudah memberikan kontribusi terhadap total pendapatan pada tahun 2021 sebesar Rp15 miliar. Meski relatif masih kecil, namun kedepan Rudi optimis bahwa permintaan produk baterai khususnya untuk data center akan terus meningkat seiring dengan semakin ekspansifnya industri telekomunikasi di Indonesia.

“Perseroan berencana melakukan diversifikasi usaha dengan membuka pasar baru sebagai pendukung industri energi terbarukan. Perseroan membidik pasar penyedia energi melalui produksi baterai untuk keperluan data center perusahaan telekomunikasi dan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum),” pungkas Rudi.

Sebagai informasi, FiberHome adalah produsen baterai listrik terkemuka untuk mendukung berkembangnya industri energi terbarukan di Indonesia. Adapun kontrak kerjasama dengan Fiberhome ditaken pada 19 April 2021 dan akan berlangsung hingga 19 April 2024.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN