Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Efek Indonesia (BEI). (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Bursa Efek Indonesia (BEI). (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Profit Taking GOTO dan BUKA Tekan Saham Sektor Teknologi

Senin, 23 Mei 2022 | 12:00 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dilanda aksi jual setelah mencetak lonjakan harga sebanyak 56% menjadi Rp 304 sepanjang pekan lalu. Penurunan saham tersebut berimbas terhadap koreksi indeks saham sektor teknologi sesi I pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/5).

Penurunan indeks saham teknologi juga juga dipicu atas koreksi saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA). Sebalikya, saham PT WIR Asia Tbk (WIRG) menjadi faktor penahan kejatuhan saham sektor tersebut. Dibandingkan pekan lalu, saham sektor teknologi menjadi faktor utama penguat IHSG.

Baca juga: Rencana Private Placement GOTO Jadi Pertanyaan Publik

Berdasarkan data, harga saham GOTO ditutup melemah Rp 8 (2,63%) menjadi Rp 296 per saham. Saham ini super aplikasi ini bergerak dalam rentang Rp 286-324 per saham. Begitu juga dengan saham BUKA melorot Rp 18 (5,70%) menjadi Rp 298 per saham.

Namun kondisi berbeda ditunjukkan saham WIRG setelah berhasil mencetak kenaikan harga Rp 95 (12,34%) menjadi Rp 865. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 790-900 per saham.

Penurunan sejumlah saham teknologi berkapitalisasi besar tersebut mengakibatkan penurunan indeks saham sekto teknologi sebanyak 1,64% pada sesi I. Penurunan tersebut juga sejalan dengan koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI mencapai 76,44 poin menjadi 6.841.

Turun Terdalam

Berdasarkan data RHB Sekuritas Indonesia, saham sektor teknologi menjadi pemberat utama pergerakan IHSG terhitung sejak awal tahun hingga akhir pekan lalu. Berdasarkan data, saham teknologi telah melorot 19,7% year to date. Disusul saham properti dengan penurunan 13,1% dan saham infrastruktur turun 7,5%.

Baca juga: Saham-saham Ini Harganya Melesat di Atas 9%, Termasuk WIRG Loh!

Sebaliknya indeks saham sektor energi menjadi sektor dengan kenaikan terpesat mencapai 37,2% ytd disusul saham transportasi dan logistik 19,7%. Kenaikan juga dicetak indeks saham sektor industri sekitar 6,2%.

Adapun, IHSG BEI berhasil mencatatkan kenaikan mencapai 5,1% menjadi 6.918 hingga akhir penutupan akhir pekan lalu. Namun hingga sesi I, IHSG kembali turun dalam dipicu atas aksi jual sebagian besar sektor saham.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN