Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Mandiri Mineral Perkasa Tbk (NPII). (Foto: Perseroan)

PT Mandiri Mineral Perkasa Tbk (NPII). (Foto: Perseroan)

BEI Buka Suara soal Waran Mandiri Mineral (NPII)

Selasa, 24 Mei 2022 | 11:26 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Perusahaan kontraktor nikel, PT Mandiri Mineral Perkasa Tbk (NPII) siap menyelenggarakan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Perseroan berencana melepas paling banyak 950 juta saham biasa atau paling banyak 0,73% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO dengan nilai nominal Rp 2 per saham.

Harga yang ditawarkan kepada masyarakat untuk setiap saham berkisar antara Rp 132-142 sehingga jumlah penawaran umum secara total sekitar Rp 125,4-134,9 miliar.

Baca juga: Kontraktor Nikel, Mandiri Mineral (NPII) Gelar IPO 0,73% Saham di Kisaran Rp 132-142

Bersamaan dengan penawaran umum ini, NPII menerbitkan waran seri I sebanyak-banyaknya 4,75 miliar waran seri I, atau setara dengan sebanyak-banyaknya 3,65% dari modal disetor pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum perdana saham disampaikan. Pada setiap satu saham baru hasil penawaran umum melekat lima waran seri I (1:5) di mana setiap satu waran seri I dapat ditukar dengan satu saham biasa atas nama.

Waran seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk melaksanakan pembelian saham biasa atas nama dengan nilai nominal sebesar Rp 2 setiap saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 500 setiap saham. Jumlah dana yang akan diterima perseroan dari penawaran waran seri I seluruhnya berjumlah sebanyak-banyaknya Rp 2,375 triliun.

Terkait dengan jumlah waran yang signifikan itu, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna memberikan penjelasan saat dikonfirmasi wartawan. Menurut dia, peraturan bursa mengatur mengenai harga pelaksanaan waran. Sedangkan, ketentuan mengenai jumlah waran yang dapat diterbitkan bersamaan dengan penawaran umum diatur dalam pasal 51 POJK No.8/POJK.04/2017 tentang bentuk dan isi prospektus dan prospektus ringkas dalam rangka penawaran umum efek bersifat ekuitas.

Baca juga: IPO Mandiri Mineral (NPII) Bidik Rp 134,9 Miliar, Tapi dari Waran Berharap Raup Rp 2,37 T

“Di mana diatur bahwa dalam hal penawaran umum disertai dengan penerbitan waran, jumlah waran yang akan diterbitkan dan waran yang telah beredar tidak boleh melebihi 35% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan,” ungkap I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan, Selasa (24/5/2022).

Adapun, lanjut dia, jumlah waran yang diterbitkan PT Mandiri Mineral Perkasa Tbk adalah sebesar 3,65% dari modal disetor pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum disampaikan kepada OJK.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN