Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Krakatau Steel Tbk (KRAS). Foto: Perseroan.

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS). Foto: Perseroan.

Reaktivasi Pabrik Blast Furnace, Krakatau Steel (KRAS) Gaet Baowu Group dari Tiongkok

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:48 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Baowu Group Zhongnan Co Ltd, perusahaan baja asal Tiongkok, untuk reaktivasi pabrik blast furnace Krakatau Steel. MoU tersebut diteken pada Rabu (25/5/2022).

“Krakatau Steel dan Baowu Group mengembangkan potensi kerja sama bisnis ke depan untuk kebutuhan reaktivasi pabrik blast furnace Krakatau Steel,” kata Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim dalam keterangannya.

Baca juga: Usai Untung Besar, Krakatau Steel (KRAS) Ungkap Ambisi Selanjutnya

Silmy menegaskan, dengan pengalaman, sumber daya, teknologi, akses supply chain, serta nama besar yang dimiliki oleh Baowu Steel Group, akan menjadikan fasilitas pabrik blast furnace Krakatau Steel bisa beroperasi dengan kinerja baik dan biaya yang kompetitif.

Kerja sama tersebut merupakan solusi karena manajemen Krakatau Steel berupaya untuk mengoptimalkan investasi, yang sudah dilakukan perseroan agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan.

Adapun kerja sama selanjutnya adalah pengembangan produksi produk billet (semi finished product) seperti produk baja kategori long product seperti steel bar, section, H Beam, I Beam, dan lainnya, sehingga nanti mampu mensubstitusi produk-produk baja long product yang selama ini harus impor.

Di sisi lain, Krakatau Steel dengan kode saham KRAS ini sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya akan meningkatkan kepemilikan saham pada PT Krakatau Posco menjadi 50% dari saat ini 30%. Nilai transaksi mencapai US$ 308,16 juta atau setara Rp 4,5 triliun.

Baca juga: Krakatau Steel (KRAS) Tambah Saham Krakatau Posco Rp 4,5 T, Begini Skenarionya...

Adapun sisa saham yang juga sebesar 50% dimiliki oleh Pohang Iron & Steel Company (Posco), berkurang dari saat ini sebesar 70%. Meski demikian, Posco yang merupakan produsen baja asal Korea Selatan tetap menjadi pengendali Krakatau Posco.

Sebab komposisinya adalah Posco akan menguasai 50% saham seri A. Sedangkan kepemilikan Krakatau Steel akan terbagi atas 21% saham seri A dan 29% saham seri B.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN