Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Desain final bangunan Istana Negara di Ibu Kota Negara (IKN) Baru, di Kabupaten Penajam Paser, Kalimantan Timur (Kaltim) karya seniman Nyoman Nuarta.

Desain final bangunan Istana Negara di Ibu Kota Negara (IKN) Baru, di Kabupaten Penajam Paser, Kalimantan Timur (Kaltim) karya seniman Nyoman Nuarta.

Anggaran Infrastruktur Dasar IKN Rp 66 Triliun, Waskita (WSKT) Masuk!

Kamis, 26 Mei 2022 | 19:05 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Waskita Karya Tbk (WSKT) tengah merinci kebutuhan anggaran dalam keterlibatannya di megaproyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Melalui APBN 2022, pemerintah disebut-sebut menyiapkan anggaran sekitar Rp 66 triliun untuk pembangunan infrastruktur dasar di ibu kota yang baru tersebut.

Direktur Operasi III Waskita Karya Gunadi mengungkapkan bahwa progres IKN saat ini masih dalam proses desain dimana pemerintah sedang menyediakan desain dasar, sementara WSKT menghitung kebutuhan anggarannya.

"Jadi, peran Waskita adalah mulai mendetailkan desain. Jadi, kalau Anda menggambar rumah itukan didetailkan dulu, tiangnya, materialnya, volumenya, dan harganya sekian," kata Gunadi.

Baca juga: Juli, Waskita (WSKT) akan Rights Issue

Ia memperkirakan, proses perincian desain dasar tersebut akan memakan waktu sekitar dua sampai tiga bulan. Karena itu, proses konstruksi IKN paling lambat akan dilaksanakan pada Oktober 2022.

"Ada beberapa yang sedang disiapkan pemerintah seperti ada 30 gedung antara 10 sampai 20 lantai, terus 30 tower, kemudian jalan sekitar istana, jalan pendukung dan sanitasi, air bersih, dan semua infrastruktur dasar yang diperlukan di pembangunan IKN. Dengan begitu, harapannya konsep paradigma yang dibangun di IKN ini berbeda dari cara kerja konvensional," papar Gunadi.

Artinya, konsep baru pembangunan di IKN diharapkan dapat menbangkitkan inovasi di bidang teknologi konstruksi. Para kontraktor juga diminta untuk meningkatkan kapasitas riset dan teknologi. Termasuk, pemanfaatan green energy di IKN, sehingga IKN betul-betul menjadi smart city dan green city.

"Kalau dari APBN, informasi yang saya terima tahun 2022 ini anggarannya Rp 66 triliun. Lalu, di tahun berikutnya disiapkan alokasi. Tentu nilai ini tidak cukup untuk membangun keseluruhan sehingga perlu Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU)," tutur dia.

Baca juga: Juni 2022, Waskita Karya (WSKT) Garap Proyek Jalan Rp 21 Triliun di Sudan Selatan  

Karena itu, pemerintah melibatkan BUMN-BUMN Karya, termasuk WSKT, untuk mengambil peran dalam megaproyek ibu kota baru ini. Tidak berlebihan, jika kemudian pemerintah juga mengundang banyak calon investor untuk berpartisipasi di pembangunan proyek IKN.

"Jadi, tentu pertama yang dibangun adalah kawasan inti pemerintah yang ada istana dan ASN, sehingga diharapkan Agustus tahun 2023 sudah ada aktivita hunian," tutup Gunadi.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN