Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama Cilacap Samudera Fishing Industry William Sutioso

Direktur Utama Cilacap Samudera Fishing Industry William Sutioso

Listing Perdana Saham Cilacap Samudera (ASHA) Sentuh ARA

Jumat, 27 Mei 2022 | 09:17 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - PT Cilacap Samudera Fishing Industry (ASHA) yang bergerak di bidang perikanan, pengolahan ikan, pertambakan, galangan kapal, dan hasil ikan lautnya, serta memperdagangkan hasil tersebut khususnya untuk komoditas ekspor pada Jumat (27/5/2022) resmi menjadi sebagai perusahaan tercatat ke-21 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022.

Pada perdagangan perdananya di pasar sekunder, saham ASHA dibuka melesat 35% membentur batas auto reject atas (ARA) ke Rp 135. Namun, pergerakannya beberapa menit kemudian mengalami fluktuasi dan diperdagangkan di rentang Rp 110-120 per saham.

Advertisement

Baca juga: Cilacap Samudera (ASHA) Resmi Jadi Emiten ke-21 BEI di Tahun Ini

Dalam penawaran umum ini, perseroan mencatatkan saham sebanyak 5 miliar saham dengan rincian antara lain saham pendiri 3,75 miliar saham dan penawaran umum saham atau initial public offering (IPO) 1,25 miliar saham dengan nilai nominal Rp 20 per saham. Perseroan menetapkan harga IPO Rp 100 per saham, dan meraih dana IPO sekitar Rp 125 miliar. Adapun penjamin emisi merupakan Joint Lead Korea Investment sekuritas Indonsesia dan KGI Sekuritas.

Direktur Utama Cilacap Samudera Fishing Industry William Sutioso menerangkan bahwa P/E yang ditawarkan relatif murah, berdasarkan kaidah investasi maka P/E 2022 berkisar antara 14-18 kali, namun karena listing akhir Mei 2022, maka investasi akan lebih fair menggunakan P/E 2023 yaitu antara 11-14 kali.

Baca juga: Mulai Penawaran Umum Hari Ini, Cilacap Samudera (ASHA) Tetapkan Harga Rp 100

Adapun, dana hasil IPO itu antara lain digunakan untuk modal kerja perseroan seperti pembelian persediaan ikan Rp 75 miliar. Kemudian sebesar Rp 28 miliar untuk pembelian 99,97% saham PT Jembatan Lintas Global yang bergerak dalam bidang perikanan. Sisanya akan digunakan sebagai modal kerja perseroan untuk biaya operasional kantor dan kapal.

Setelah IPO, pemegang saham ASHA antara lain PT Asha Fortuna Corpora sebesar 30%, PT Mestika Arta Dirga sebesar 15%, PT Inti Sukses International sebesar 15%, Erlin Sutioso sebesar 7,5%, Ervin Sutioso sebesar 7,5% dan masyarakat sebesar 25%.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN