Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

IHSG Mau Rally ke 7.200, Mohon Dukungan!

Rabu, 1 Juni 2022 | 19:18 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) telah memperkuat posisinya di atas level psikologis 7.000. Pada perdagangan Selasa (31/5/2022), IHSG ditutup melesat 111,4 poin (1,58%) ke level 7.148,9.

Penguatan tersebut ditopang oleh transaksi beli bersih (net buy) investor asing yang mencapai Rp 4 triliun, terutama menjelang penutupan perdagangan Selasa (31/5/2022). “Kamis (2/6/2022), IHSG berpeluang lanjutkan penguatan dan menguji level resistance 7.200,” kata analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan.

Advertisement

Menurut dia, secara teknikal, level support IHSG berada di 7.100 dan pivot 7.150.

Baca juga: Prediksi IHSG per Bulan, dari Juni hingga Desember 2022

Adapun katalis positif berasal dari membaiknya sentimen eksternal. Pertama, kenaikan indeks manufaktur (NBS) Tiongkok ke 49,6 pada Mei 2022 dari 47,4 pada April 2022. Rencana Pemerintah Tiongkok untuk melonggarkan aturan lockdown di Beijing dan Shanghai berpotensi mengembalikan indeks manufaktur Tiongkok ke atas batas ekspansi (50%), khususnya pada Juni 2022.

Kondisi lebih baik juga ditunjukkan oleh Zona Euro yang mencatatkan kenaikan economic sentiment ke 105 pada Mei 2022 dari 104,9 pada April 2022 dan Jepang yang mencatatkan kenaikan consumer confidence ke 34,1 pada Mei 2022 dari 33 pada April 2022.

Baca juga: Cetak Top Value, Mengapa Asing Borong Saham ADMR Rp 1 Triliun?

Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan data inflasi Mei 2022 dan indeks manufaktur Mei 2022 yang dijadwalkan akan dirilis pada Kamis (2/6/2022). BI memperkirakan inflasi relatif stabil di 3,50% pada Mei 2022 dibandingkan April 2022 (3,47% yoy).

Terkait sentimen di atas, saham-saham bank kembali menjadi top picks, terutama BBCA, BBNI, BBRI, dan BMRI dalam jangka menengah-panjang, mengingat dalam jangka pendek terdapat potensi pullback. “Sedangkan top picks pada Kamis (2/6/2022) adalah ADRO, ITMG, UNVR, AMRT, INDF, CPIN, dan AKRA,” ujarnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN