Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel. Foto ilustrasi: Perseroan

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel. Foto ilustrasi: Perseroan

Pengumuman! Mitratel (MTEL) Bakal Buyback Saham Rp 1 Triliun

Kamis, 2 Juni 2022 | 11:29 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel merencanakan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun perkiraan dana untuk buyback ini adalah sebanyak- banyaknya Rp 1 triliun.

“Pembelian kembali saham akan dilakukan secara bertahap dalam periode tiga bulan terhitung sejak tanggal 2 Juni 2022 sampai dengan 2 September 2022,” jelas keterbukaan informasi Mitratel, Kamis (2/6/2022).

Baca juga: Tumbuh 34%, Mitratel (MTEL) Cetak Laba Rp 459 Miliar di Kuartal I-2022 

Berdasarkan data perseroan, harga saham MTEL turun sejak tanggal 10 Mei 2022 di Rp 765 dan turun drastis pada tanggal 17 Mei 2022 di Rp 685 hingga tanggal 18 Mei 2022 di Rp 665. Adapun pada perdagangan sesi I tanggal 2 Juni 2022, saham MTEL dibuka di Rp 690.

Menurut manajemen MTEL, penurunan harga saham tersebut tidak mencerminkan kinerja positif perseroan sehingga perseroan bermaksud untuk menunjukkan komitmennya dalam rangka meningkatkan nilai pemegang saham melalui pembelian kembali saham perseroan.

Dengan pertimbangan-pertimbangan di atas, perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan dan tercatat di BEI dengan jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor dalam perseroan sebagaimana diatur dalam POJK 2/2013 dan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor.

“Pembelian kembali saham tidak akan memengaruhi kondisi keuangan perseroan karena sampai dengan saat ini perseroan mempunyai modal kerja yang memadai untuk membiayai kegiatan usaha perseroan,” lengkap manajemen MTEL.

Biaya pembelian kembali saham akan berasal dari kas internal perseroan yang dihasilkan dari kegiatan usaha operasional. Perkiraan nilai nominal saham yang akan dibeli kembali adalah sebanyak-banyaknya Rp 1 triliun. Biaya pembelian kembali saham tidak termasuk komisi pedagang perantara serta biaya lain berkaitan dengan pembelian kembali saham.

Dengan asumsi perseroan menggunakan kas internal untuk pembelian kembali saham sejumlah perkiraan nilai buyback, maka aset dan ekuitas akan menurun sebesar perkiraan nilai buyback.

Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan transaksi pembelian kembali saham tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha perseroan, mengingat perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha perseroan.

Baca juga: Northstar Cabut dari Trimegah (TRIM), Sunata Tjiterosampurno Ikut Mundur dari Posisi Komisaris

Pembelian kembali saham akan dilakukan oleh perseroan dengan pembatasan harga pembelian saham sebesar maksimum Rp 801 per saham.

Setelah berakhirnya periode pembelian kembali saham, perseroan dapat melakukan pengalihan atas saham hasil pembelian kembali dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya POJK 2/2013.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com