Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo Link Net. (Foto: Istimewa)

Logo Link Net. (Foto: Istimewa)

Link Net (LINK) Bukukan Pendapatan Rp 1,05 Triliun danEBITDA Rp 570 Miliar

Kamis, 2 Juni 2022 | 11:50 WIB
Faisal Maliki Baskoro (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Link Net Tbk (LINK) membukukan pendapatan sebesar Rp 1,05 triliun pada kuartal I-2022, menurun 1,6% dibandingkan dengan Rp 1,07 triliun pada kuartal I-2021. EBITDA pada tercatat Rp 570 miliar, turun 8,8% dari Rp 624 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Sepanjang tahun lalu, Link Net telah menumbuhkan total aset karena proyek migrasi yang berjalan dengan cepat. Penambahan aset ini umumnya akan meningkatkan beban depresiasi. Sementara tingkat utang usaha meningkat untuk membiayai proyek migrasi, beban finansial juga meningkat.

Advertisement

Link Net membukukan laba bersih sebesar Rp 128 miliar pada kuartal I-2022, menurun sebesar 48,6% dibandingkan dengan Rp 249 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Mulai dari tanggal 1 Juli, Link Net tidak lagi membayar beban sewa tiang atas penggunaantiang listrik ICON+. Selama 2 tahun lalu, Link Net telah membayar 3,6% dari total pendapatan untuk menggunakan tiang tersebut. Beban ini terhitung lebih dari Rp160 miliar pada tahun 2021. Sementara, perseroan memasuki semester kedua tahun 2022, arus kas yang tadinya digunakan untuk membayar beban sewa tiang, dapat dialokasikan untuk kegiatan produktif lainnya.

Baca juga: Link Net Raih Penghargaan Indonesia Human Resources Awards 2022

“Manajemen Link Net menantikan peningkatan dalam lingkungan operasional karena dampak Covid-19 menurun dan tingkat ekonomi mulai bertumbuh. Tim kami sedang mengimplementasikan berbagai inisiatif untuk menurunkan churn rate (pelanggan yang berhenti berlangganan) dan kami berharap adanya pertumbuhkan jumlah pelanggan di kuartal-kuartal yang akan datang. Sementara Link Net menantikan penyelesaian proyek migrasi, kami akan meningkatkan fokus dan sumber daya untuk percepatan ekspansi jaringan dan pertumbuhan jumlah pelanggan," kata Marlo Budiman, Presiden Direktur dan CEO PT Link Net Tbk.

Link Net menambahkan 56.994 homes passed ke dalam jaringannya pada 1Q2022, menjadikan total jaringan perseroan sebanyak 2.926.827 homes passed.

Walau churn rate tetap tinggi, namun terdapat penurunan sejak kuartal IV 2021. Perseroan mengambil langkah yang signifikan tidak hanya untuk melakukan upsell kepada pelanggan existing, namun juga untuk mengurangi churn rate terutama pada pelanggan baru. Akibat churn rate yang lebih tinggi, jumlah pelanggan Link Net menurun kurang lebih 2.900 pelanggan pada kuartal I-2022. Total pelanggan Link Net pada kuartal I-2022 tercatat sebanyak 852.000.

Sementara kondisi ekonomi mulai membaik setelah Covid-19 dan berbagai inisiatif operasional Link Net mulai menunjukkan hasil yang positif, perseroan berharap tingkat churn akan menurun dan dapat meningkatkan jumlah pelanggan di periode yang akan datang.

Baca juga: Link Net Raih Indonesia HRA Award 2022

Rata-rata Pendapatan per Pelanggan (ARPU) pada 1Q2022 adalah Rp 335.000. Segmen Enterprise Link Net telah menunjukkan arah pertumbuhan yang jelas dan tren ini akan berlanjut di kuartal-kuartal yang akan datang. Pada kuartal-I 2022, segmen Enterprise berkontribusi sebesar 15,6% dari total pendapatan. Segmen Enterprise mencatat pendapatan sebesar Rp 165 miliar pada kuartal I-2022, meningkat 14,7% dibandingkan dengan Rp 143 miliar pada kuartal I-2021.

Pada tahun 2021, Link Net memulai perjalanannya untuk mengimplementasikan aspek lingkungan, sosial dan tata kelola perusahaan (ESG) ke dalam setiap proses bisnis Perseroan. Sebagai bagian dari langkah awal program ini, Link Net memulai proses pengumpulan dan pelaporan data secara menyeluruh. Dengan memiliki data yang komprehensif terkait aspek ESG, termasuk penggunaan energi, limbah, sumber daya manusia, serta air, manajemen memiliki data berkualitas tinggi yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan bisnis.

Sebagai bagian dari inisiatif ESG perseroan, Link Net telah mempublikasikan Laporan Keberlanjutan perdana untuk tahun 2021 dengan judul: 'Sustaining Our Way of Life'. Laporan ini dapat diakses melalui tautan berikut: https://ir.linknet.co.id/static-files/f5c5

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN