Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kantor Pusat PT Indosat Ooredoo Hutchison (Foto:Dok.PR)

Kantor Pusat PT Indosat Ooredoo Hutchison (Foto:Dok.PR)

JV Baru Indosat (ISAT), BDx Indonesia akan Siapkan Capex Rp 9 Triliun

Jumat, 3 Juni 2022 | 17:52 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id –  Indosat Ooredoo Hutchison/IOH (ISAT) mengumumkan penyelesaian kesepakatan joint venture (JV) dengan PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta), yang juga anak usaha ISAT, dan BDX Asia Data Center Holdings Pte Ltd (BDx) untuk mendirikan perusahaan dan bisnis data center hyperscale di Indonesia pada 2 Juni 2022.

ISAT, Lintasarta, dan BDx meluncurkan perusahaan patungan senilai Rp 4,4 triliun bernama PT Starone Mitra Telekomunikasi (BDx Indonesia). BDx Indonesia menyiapkan rencana capital expenditure (Capex) Rp 9 triliun untuk beberapa tahun ke depan.

Baca juga: Go Private, Tunas Ridean (TURI) Siapkan Dana Rp 1,3 Triliun

Investasi para pihak ke dalam perusahaan JV, yang merupakan salah satu investasi asing terbesar di sektor data center Indonesia, menyatukan kemampuan telekomunikasi digital IOH, portofolio pemenang penghargaan dan pengalaman luas sebagai pelaku ICT milik Lintasarta, serta keahlian konektivitas dan data center terbaik di kelasnya secara global dari BDx.

BDx Indonesia berencana menjadi penyedia layanan cloud dan data center hyperscale terbaik di Indonesia dengan rencana belanja modal Rp 9 triliun dalam beberapa tahun ke depan. Selain melakukan berbagai peningkatan pada data center yang ada untuk menambah kinerja dan efisiensi, BDx Indonesia telah mengidentifikasi lokasi untuk perluasan greenfield. Upaya pertumbuhan gabungan ini diharapkan dapat meningkatkan total kapasitas IT perusahaan di Indonesia dari 7 MW menjadi lebih dari 70 MW.

BDx Indonesia memiliki posisi yang baik untuk menjadi salah satu platform data center terbesar di Asia dan juga akan memimpin dalam mendorong praktik berkelanjutan dalam industri data center di Indonesia. FTI Capital Advisors bertindak sebagai penasihat keuangan untuk IOH dalam transaksi ini.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan, pihaknya berharap dapat bekerja sama secara erat dengan Lintasarta dan BDx untuk meningkatkan bisnis data center ke tingkat berikutnya dengan memperkuat penawaran layanan, memperluas cakupan, dan pada akhirnya meningkatkan pengalaman pelanggan.

“Indoesat Ooredoo Hutchison percaya ada peluang menarik bagi usaha patungan kami untuk cepat tumbuh menjadi pemain terdepan di negara ini, terutama di pasar hyperscale yang belum terlayani,” ungkap Vikram dalam keterangan resmi Jumat (3/6/2022).

CEO BDx Braham Singh berkomentar bahwa melihat permintaan yang sangat besar untuk pusat data dengan infrastruktur berkualitas di seluruh Indonesia dari perusahaan domestik dan internasional.

“Kami menyadari peluang luar biasa yang ada di pasar utama Asia-Pasifik ini dan dengan senang hati bermitra dengan IOH dan Lintasarta untuk menghadirkan pusat data dan layanan cloud terbaik di kelasnya ke Indonesia,” imbuh dia.

Baca juga: CEO Desty Dukung Kemajuan E-Commerce Indonesia

Menurut dia, dengan investasi yang akan dilakukan BDx Indonesia, perusahaan dan hyperscaler domestik dan internasional akan dapat berbagi informasi lebih cepat, dan dalam lingkungan yang lebih aman.

“BDx Indonesia tidak hanya menambah portofolio pusat data kelas dunia kami di seluruh Asia Pasifik, tetapi juga menghadirkan penawaran berkualitas ke Indonesia,” papar dia.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com