Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi harga minyak
sumber: Antara

Ilustrasi harga minyak sumber: Antara

Minyak Naik Walau OPEC+ Bakal Naikkan Produksi

Sabtu, 4 Juni 2022 | 07:43 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

NEW YORK, investor.id - Harga minyak lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Hal ini dikarenakan ekspektasi keputusan OPEC untuk meningkatkan target produksi sedikit lebih banyak dari yang direncanakan tidak akan menambah banyak pasokan global yang akan diperketat karena Tiongkok melonggarkan pembatasan Covid.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus terangkat US$2,11 atau 1,8%, menjadi menetap di US$119,72 per barel. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juli bertambah US$2 atau 1,7%, menjadi ditutup di US$118,87 per barel.

Untuk minggu ini, standar harga minyak mentah AS naik 3,3 %, sementara Brent naik 3,6 %, berdasarkan kontrak bulan depan.

Harga minyak mentah AS mencatat kenaikan mingguan keenam karena ketatnya pasokan AS, yang telah mendorong pembicaraan tentang pembatasan ekspor bahan bakar atau pajak rejeki nomplok (windfall profit tax) pada produsen minyak dan gas.

Baca juga: Harga CPO Bergerak Mixed di Akhir Pekan

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+ pada Kamis (2/6/2022) sepakat untuk meningkatkan produksi sebesar 648 ribu barel per hari (bph) per bulan pada Juli dan Agustus dari 432 ribu barel per hari seperti yang disepakati sebelumnya.

"Keputusan OPEC+ kemarin dan percepatan yang sedang berlangsung dalam rilis SPR (cadangan minyak strategis) menjaga ketersediaan minyak mentah pada tingkat yang cukup terutama dengan permintaan dari penyulingan yang turun drastis dari beberapa tahun lalu," kata Presiden Ritterbusch and Associates LLC, Jim Ritterbusch, di Galena, Illinois, dikutip dari Antara, Sabtu (4/6/2022).

Kenaikan produksi bisa di bawah jumlah yang dijanjikan karena OPEC+ membagi kenaikan di seluruh anggotanya dan masih termasuk Rusia, yang produksinya turun karena sanksi telah mendorong beberapa negara untuk menghindari membeli minyaknya sejak invasi ke Ukraina.

Baca juga: Pasokan OPEC+ Ditingkatkan Hingga 50%, Minyak Kembali Goyah

Presiden Joe Biden secara terbuka mengakui bahwa ia akan segera melakukan perjalanan ke Arab Saudi, sebuah perjalanan yang menurut beberapa sumber diharapkan dan dapat mencakup pembicaraan dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.

Kunjungan itu akan ditujukan untuk memperkuat hubungan AS-Saudi ketika Biden mencari cara untuk menurunkan harga bensin AS.

Baru-baru ini pada Rabu (1/6/2022), Gedung Putih mengatakan Biden masih merasa bin Salman adalah ‘paria’ untuk apa yang dikatakan intelijen AS sebagai perannya dalam pembunuhan dan pengoyakan-pengoyakan lawan politik, jurnalis Washington Post Jamal Khashoggi di Turki pada 2018.

Baca juga: Komentar “Perasaan Buruk” Elon Musk Soal Ekonomi AS Langsung Ditanggapi Ekonom

Persediaan tetap ketat. Pada Kamis (2/6/2022), laporan persediaan mingguan AS menunjukkan stok minyak mentah turun lebih dari yang diperkirakan 5,1 juta barel. Persediaan bensin juga turun.

Perusahaan-perusahaan energi AS minggu ini membiarkan rig minyak dan gas alam tidak berubah di 727 rig dalam seminggu hingga 3 Juni, Baker Hughes Co mengatakan dalam laporannya yang diikuti dengan cermat pada Jumat (3/6/2022).

Permintaan juga meningkat. Pusat keuangan Tiongkok Shanghai dan ibu kota Beijing, telah melonggarkan pembatasan Covid-19 dan pemerintah Tiongkok telah berjanji untuk merangsang ekonomi.

Minyak menahan kenaikannya setelah data AS menunjukkan lapangan kerja meningkat lebih dari yang diharapkan pada Mei, tanda-tanda pasar tenaga kerja yang ketat.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : ANTARA

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com