Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pengunjung memotret menggunakan ponsel layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Pengunjung memotret menggunakan ponsel layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

RHB Sekuritas Prediksi Lonjakan Laba Emiten Berlanjut di Kuartal II-2022

Selasa, 7 Juni 2022 | 09:43 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Lonjakan kinerja keuangan sebagian besar emiten diprediksi pada kuartal I-2022 diprediksi berlanjut pada kuartal II-2022. Pertumbuhan terpesat diprediksi tetap datang dari saham sektor bank, batubara, dan pertambangan mineral.

Demikian proyeksi RHB Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini. Menurut tim riset ini, ketujuh sektor ini berhasil mencetak laba bersih hingga melampaui perkiraan, yaitu saham sektor bank, consumer staples, peternakan unggas, energi, pertambangan logam, otomotif, dan aneka industri.

Baca juga: Target Harga Saham Adaro (ADRO) Direvisi Naik, Berikut Faktor Pendorongnya

Sedangkan saham dengan perolehan laba bersih di bawah estimasi datang dari saham sektor telekomunikasi, industri rokok, semen, infrastruktur dan konstruksi, media, dan perkebunan kelapa sawit.

“Kami meyakini emiten sektor bank, batubara, dan pertambangan mineral akan tetap menjadi penggerak utama indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada kuartal II-2022,” terangnya.

Berdasarkan hasil pemantauan, menurut dia, terjadi peningkatan permintaan kredit pada April dan Mei 2022 didukung atas peningkatan konsumsi selama Lebaran. Kenaikan kredit juga didukung atas optimisme perusahaan guna meningkatkan kapasitas produksi.

Berbagai faktor tersebut mendorong RHB Sekuritas untuk merevisi naik target harga dan kinerja keuangan 11 miten. Kenaikan target harga dan kinerja keuangan diberkan untuk mayoritas saham batubara, perbankan, dan pertambangunan mineral.

Baca juga: 2022, PKT Berpeluang Pecahkan Kembali Rekor Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terkait tren kenaikan inflasi, RHB Sekuritas menyebutkan, masih terkendali hingga kini. Meskipun pemerintah akan menaikkan tarif listrik di atas 3.000 VA, karena hanya berlaku bagi kalangan menengaah atas yang tidak terlalu berpengaruh dengan kenaikan tarif tersebut. Begitu juga dengan keinginan pemerintah untuk membehani penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan berimbas besar terhadap inflasi.

Berikut beberapa saham pilihan RHB Sekuritas, yaitu saham ACES dengan target harga Rp 1.490, ANTM dengant arget harga Rp 3.450, saham ASII target harga Rp 7.650, saham BJBR target harga Rp 1.900, saham BMRI target harga Rp 9.800, saham BBNI target harga Rp 11.300, saham BIRD target harga Rp 1.900, saham CTRA target harga Rp 1.500, saham MAPI target harga Rp 1.000, dan saham SMRA target harga Rp 1.100.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com