Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). Foto: Perseroan.

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). Foto: Perseroan.

Saham Adaro Energy (ADRO) dan Adaro Minerals (ADMR) Kompak Melesat, Begini Prospeknya

Selasa, 7 Juni 2022 | 15:37 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dan anak usahanya, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), kompak melesat sepanjang perdagangan hari ini. Kenaikan tersebut menjadikan harga ADRO mencapai level tertinggi baru tahun ini.

Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/6/2022), ADRO ditutup naik Rp 190 (5,49%) ke level tertinggi baru Rp 3.650. Volume transaksi saham ADRO mencapai 2,25 juta lot dengan nilai transaksi Rp 822,51 miliar.

Baca juga: Target Harga Saham Adaro (ADRO) Direvisi Naik, Berikut Faktor Pendorongnya

Sementara itu, kenaikan harga ADMR mencapai Rp 150 (7,04%) menjadi Rp 2.280. Volume transaksi ADMR menapai 2,26 juta lot dengan nilai transaksi Rp 500 miliar.

Melalui risetnya, RHB Sekuritas Indonesia merevisi naik target harga saham ADRO dari Rp 3.600 menjadi Rp 4.400 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Hal ini didukung volatilitas harga batu bara yang cenderung di level tinggi dan diharapkan menopang lonjakan laba bersih tahun ini.

RHB Sekuritas merevisi naik perkiraan laba bersih Adaro dari US$ 1,17 miliar menjadi US$ 1,58 miliar sepanjang 2022. Sedangkan target pendapatan perseroan direvisi naik dari US$ 5,27 miliar menjadi US$ 5,53 miliar.

Revisi naik target kinerja keuangan juga disematkan untuk tahun 2023, yaitu perkiraan pendapatan direvisi naik dari US$ 4,17 miliar menjadi US$ 4,68 miliar. Begitu juga dengan proyeksi laba bersih direvisi naik dari US$ 885 juta menjadi US$ 1,02 miliar.

Baca juga: Meski Jual Masif ADMR, Investor Asing Masih Bertahan Net Buy Rp 353,2 Miliar

“Harga future batu bara Newcastle telah meningkat menjadi US$ 301 per ton akibat ketatnya suplai. Harga tersebut menunjukkan peningkatan 228% dari realisasi tahun lalu. Harga yang tinggi tersebut diprediksi berlanjut setidaknya sampai akhir tahun ini, sehingga berdampak positif terhadap Adaro,” tulis analis RHB Sekuritas Ryan Santoso dalam riset terbaru.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com