Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Foto: Perseroan

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Foto: Perseroan

Sampai Kapan Telkom (TLKM) Pegang Saham GOTO?

Kamis, 9 Juni 2022 | 07:00 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

YOGYAKARTA, investor.id – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menyatakan tujuan investasi anak usahanya, yakni Telkomsel di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bukan hanya menyasar capital gain.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah menjelaskan, investasi di GOTO, atau dahulu PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek), juga mengharapkan sinergi yang luas antara ekosistem GOTO dan Telkom. Menurut dia, hal tersebutlah yang membedakan antara Telkom dengan entitas private equity, seperti Northstar, dalam berinvestasi.

Advertisement

Baca juga: Bos Telkom (TLKM) Buka-bukaan soal Payout Ratio Dividen 60%

“Kita investasi ini, yang dilakukan Telkomsel di Gojek, kita masuk perusahaan itu, selain prospek ada gain di capital tapi juga sinergi, termasuk di Gojek. Ketika kita masuk, itulah yang kita hitung,” jelas Ririek dalam Focus Group Discussion Media Bersama CEO Telkom Group di Yogyakarta, Rabu (8/6/2022).

Dia mengungkapkan, ketika Telkomsel akan masuk berinvestasi di GOTO, pihaknya tentu juga memperhitungkan prospek dari sinergi ke depan. Dalam kajian tim di awal disebutkan bahwa prospek lima tahun ke depan, sejak Telkomsel berinvestasi di Gojek, ada potensi value hasil sinergi mencapai US$ 1,4 miliar.

“Tapi kita gak mau terlalu optimistis sehingga lebih konservatif. Akhirnya, kita yakini ada potensi US$ 500 juta. Dan, itu proven,” imbuh Ririek.

Menurut Ririek, pada tahun 2021, Telkomsel sudah meraih pendapatan hasil sinergi dengan GOTO mencapai Rp 473 miliar. Salah satu bentuk sinergi adalah kian bertambahnya mitra pengemudi Gojek yang menggunakan layanan Telkomsel.

Driver Gojek 3 juta. Dari itu yang pakai Telkomsel separuhnya. Yang pakai Telkomsel ini kita punya privilege dari Gojek untuk menawarkan paket tertentu biar pindah,” papar Ririek.

Lebih lanjut, Ririek juga menyinggung soal berapa lama Telkom melalui Telkomsel akan berinvestasi di GOTO. Menurut dia, Telkom dan anak usahanya bisa mendapatkan previlege dari investasi di GOTO. Sehingga, bila investasi ditarik, maka hilang banyak kesempatan.

Baca juga: GOTO Caplok Saham Start-up USS Networks

“Kita itu bisa mendapatkan privilege dari GOTO karena kita investor. Kalau itu ga ada, ya bisa hilang kesempatan itu. Apakah long term? Tergantung perkembangannya. Kalau nanti perkembangannya membaik, ya mungkin kita pegang terus. Kalau bagus pegang terus. Itu kartu kita untuk mendapatkan sinergi ini,” sebut Ririek.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN