Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu dalam Taklimat Media pada Kamis (10 Februari 2022).

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu dalam Taklimat Media pada Kamis (10 Februari 2022).

BKF Kaji Cukai atas Detergen, BBM hingga Ban Karet

Senin, 13 Juni 2022 | 15:30 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Febrio Kacaribu mengatakan, pemerintah tengah mengkaji untuk memperluas objek kena cukai untuk tiga barang yakni Bahan Bakar Minyak (BBM), ban karet dan detergen. Perluasan tiga objek kena cukai ini bertujuan untuk mengendalikan konsumsi.

Febrio mengatakan, potensi penerimaan kepabeanan dan cukai masih dapat dioptimalkan melalui ekstensifikasi barang kena cukai. Untuk saat ini BKC eksisting yang dikenakan cukai yakni cukai hasil tembakau, minuman mengandung etil alkohol (MMEA).

Baca juga: Kemenkeu: Penerimaan Perpajakan Bisa Tumbuh 15,3%

"Kita kaji beberapa konteks ke depan dalam pengendalian konsumsi yakni BBM, ban karet dan juga detergen. Kami terus melakukan persiapan untuk cukai palstik dan minuman bepemanis dalam kemasan (MBDK)," ucapnya dalan Rapat Panja bersama Banggar DPR RI, Senin (13/6/2022).

Meski demikian, ia masih enggan menjelaskan lebih detail kapan rencan BBM, ban karet hingga detergen akan mulai dikenakan cukai.

Sebagaimana diketahui target penerimaan perpajakan di tahun depan mencapai Rp 1.884,6 triliun hingga 1.967,4 triliun atau 9,30%-9,59% terhadap PDB.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com