Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Spun Pile dari Plant Bojonegara milik PT Waskita Beton Precast Tbk. Ilustrasi. (Foto: Ist)

Spun Pile dari Plant Bojonegara milik PT Waskita Beton Precast Tbk. Ilustrasi. (Foto: Ist)

Waskita Precast (WSBP) Beri Penjelasan terkait Penyidikan oleh Kejagung

Rabu, 15 Juni 2022 | 08:06 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) memberikan penjelasan terkait proses penyidikan Kejaksaan Agung (Kejagung) terhadap perseroan.

Corporate Secretary WSBP Fandy Dewanto menjelaskan, Kejagung menetapkan status penyidikan atas dugaan tindak pidana penyimpangan penggunaan dana pada tahun 2016-2020 dengan diterbikannya Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Nomor: Print-24/F.2/Fd.2/05/2022 tanggal 17 Mei 2022.

Advertisement

Baca juga: Waskita Beton (WSBP) Teken Kontrak Proyek Pembangunan New Cirebon City

“Terdapat lima perkara yang masuk dalam lingkup penyidikan Kejaksaan Agung,” terang Fandy dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (15/6/2022).

Kelimanya adalah proyek pembangunan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar; proyek penyediaan Tetrapod untuk Semut Tama Langgeng PTE Ltd; pengadaan material dari PT Misi Mulia Metrical; pengadaan material dari PT Mitra Usaha Rakyat; serta akuisisi atau jual/beli tanah plant Bojonegara, Banten.

Fandy menyebutkan, sejak ditingkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan di tanggal 17 Mei 2022, proses penyidikan masih berlangsung dengan pemeriksaan terhadap saksi.

Menindaklanjuti adanya kasus ini, papar dia, perseroan senantiasa berkomitmen mendukung dan menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum oleh Kejaksaan Agung sebagai bagian dari proses perbaikan tata kelola perusahaan.

Baca juga: Bank Neo (BBYB) Private Placement 942 Juta Saham, Beberapa Investor Bisa Masuk

Perseroan juga bersikap kooperatif dan terbuka dengan memberikan akses bagi Kejaksaan untuk memperoleh data, informasi, dan keterangan yang dibutuhkan. WSBP memberikan bantuan hukum (dalam bentuk pendampingan) bagi personil WSBP yang dimintakan keterangan oleh Kejaksaan.

Selain itu, sebut Fandy, manajemen telah mengambil langkah tegas untuk meningkatkan dan memperkuat implementasi prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) dan manajemen risiko di perusahaan.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN