Menu
Sign in
@ Contact
Search
(kika) Direktur Manajemen Risiko BNI David Pirzada, Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan, Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati, dan Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal dalam Public Expose Penawarkan Obligasi Korporasi Berwawasan Lingkungan (green bond) I BNI Tahun 2022, Rabu (11/5/2022).

(kika) Direktur Manajemen Risiko BNI David Pirzada, Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan, Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati, dan Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal dalam Public Expose Penawarkan Obligasi Korporasi Berwawasan Lingkungan (green bond) I BNI Tahun 2022, Rabu (11/5/2022).

Penerbitan Green Bond BNI (BBNI) AlamiOversubscribe 4 Kali

Rabu, 15 Juni 2022 | 14:17 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Apresiasi investor terhadap penerbitan obligasi berwawasan lingkungan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI sangat kuat. Hal ini terlihat dari minat investor pada saat bookbuilding yang mencapai oversubscribe sebesar 4 kali. Selain karena kredibilitas, langkah BNI terhadap segmen ekonomi berkelanjutan tergolong strategis sehingga mendorong minat investor menyerap green bond ini.

Dalam prospektus ringkasnya, BNI mengumumkan akan menerbitkan obligasi dengan jumlah pokok Rp 5 triliun. Surat utang ini diputuskan untuk dibagi dalam 2 seri yakni Seri A jumlah pokok Rp 4 triliun dengan jangka waktu 3 tahun, dan Seri B jumlah pokok Rp 1 triliun dengan jangka waktu 5 tahun.

Baca juga: Dukung Ekonomi Hijau, BNI Luncurkan Green Bond Pertama

Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan menyampaikan, perseroan telah melaksanakan book building dan telah menerima minat investor sebesar Rp 21 triliun atau 4 kali dari target penerbitan sebesar Rp 5 triliun.

“Proses penawaran memang masih berlangsung. Namun, kami sangat optimistis dengan kredibilitas kami sebagai pioneer green banking dan disertai dengan berbagai langkah strategis kami mendorong pengembangan ekonomi hijau di Indonesia,” katanya.

Henry menyampaikan BNI telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo untuk periode 8 Maret 2022 sampai dengan 1 Maret 2023 dengan peringkat idAAA atau triple A.

Baca juga: Penerbitan Green Bond Jadi Pencapaian Menarik di Industri Pasar Modal dan Perbankan RI

Dana yang diperoleh dari penawaran umum green bond akan digunakan untuk pembiayaan maupun pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) seperti proyek-proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi, pengolahan sampah menjadi energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan.

“Di luar itu, kami juga akan gunakan untuk konservasi keanekaragaman hayati darat dan air, transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan iklim, gedung berwawasan lingkungan, dan pertanian berkelanjutan, hal ini sejalan dengan BNI green bond framework ,” katanya.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com