Kamis, 30 Maret 2023

Kembangkan Bisnis, Solusi Sinergi Digital (WIFI) Gandeng Huawei Indonesia

Muhammad Ghafur Fadillah
16 Jun 2022 | 14:34 WIB
BAGIKAN
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge). Foto: Perseroan.
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge). Foto: Perseroan.

JAKARTA, investor.id - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) resmi tandatangani perjanjian kerjasama operasi/joint operation agreement bersama Huawei Indonesia. Kerjasama strategis tersebut melingkupi pemanfaatan teknologi Content Delivery Network (CDN) dari Huawei pada Edge Data Center (EDC) milik perseroan.

CEO Solusi Sinergi Digital atau Surge (WIFI) Hermansjah Haryono mengatakan, Kedua perusahaan berkolaborasi untuk saling memanfaatkan ekosistem teknologi yang dimiliki untuk menunjang distribusi konten yang aman dan dapat diandalkan. Dengan teknologi teranyar yang dimiliki, distribusi konten kepada seluruh pengguna di seluruh Indonesia dapat terjadi secara cepat dan efisien.

"Kolaborasi antara Huawei dan PT IJE (Weave) akan memberikan manfaat bagi seluruh stakeholder dalam menghadirkan solusi yang efektif dan efisien bagi pemilik konten serta memberikan user experience terbaik bagi masyarakat," jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (16/6/2022).

Ia menambahkan, pada tahap awal kerjasama, Huawei akan melakukan penempatan Teknologi CDN pada Edge Data Center Surge yang berada di kota Bandung, Jawa Barat yang kemudian akan dilanjutkan ke sembilan kota lainnya di pulau Jawa. Setiap titik CDN akan mengutilisasi kapasitas bandwidth sebesar 60 Gbps.

Untuk diketahui, Teknologi Content Delivery Network (CDN) adalah teknologi yang dapat mempercepat penyampaian konten dengan melakukan caching atau penempatan duplikat data/konten dalam lokasi tertentu (edge nodes) yang dekat dengan end user/pengguna, termasuk website dan games, dengan tujuan latensi yang lebih rendah dan experience yang lebih baik di sisi pengguna. Teknologi CDN dapat dimanfaatkan untuk mendukung konektivitas yang lebih baik dan stabil bagi para operator OTT (Over The Top) di Indonesia maupun pengguna akhir (end-customer).

Dengan kolaborasi yang terjalin, lanjut Hermansjah, WIFI berharap meningkatkan potensi revenue bagi Solusi Sinergi Digital sebesar Rp 60 Miliar per tahun dan memperkuat posisi perseroan dalam menghadirkan solusi total konektivitas yang siap mengakomodasi kebutuhan ekosistem Web 3.0. "Kerjasama operasi Huawei melalui edge data center kami merupakan validasi global atas misi Surge untuk menghadirkan konektivitas terjangkau dan mempercepat transformasi digital bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia," ujarnya.

Hermansjah melanjutkan, dengan teknologi CDN untuk distribusi konten internet berkecepatan tinggi dari Huawei, pertukaran data secara lokal dapat dilakukan dengan lebih cepat, mendukung lokasi Edge Data Center dari Surge yang dekat dengan pengguna. Ke depan, penyedia konten dan pengguna akhir atau end-customer akan menikmati teknologi kelas dunia dalam hadirkan transmisi data secara cepat.

Melalui kerjasama operasi ini, WIFI dan Huawei akan dapat menyediakan layanan penyediaan konten yang memiliki beberapa keunggulan yakni akselerasi akses konten. "Meskipun terjadi jumlah permintaan yang besar, kecepatan akses dan experience pelanggan tetap terjaga karena lokasi penyimpanan data yang dekat dengan pengguna. Selain itu, gangguan seperti server overload atau bandwidth yang tidak cukup juga dapat dihindar," kata dia.

Keuntungan lainnya yakni memberikan akselerasi download bagi pelanggan. Dengan begitu, proses download dapat dipercepat dalam menyediakan file audio atau video, game, software dan patch lainnya, karena konten yang akan diunduh oleh pelanggan dapat didistribusikan dari lokasi server terdekat secara optimal.

Lalu, akselerasi akses video on demand (VOD). Teknologi CDN Huawei membantu pelanggan untuk dapat mengakses layanan streaming secara berkualitas, stabil dan tidak mudah putus. Layanan dilengkapi dengan Hotlink Protection untuk memastikan bahwa streaming tidak diakses secara ilegal.

Disisi lain, President of Huawei Cloud Indonesia Jason Zhang mengungkapkan bahwa Huawei Indonesia berkomitmen untuk menyediakan layanan cloud yang andal, aman, dan biaya yang terjangkau untuk memberdayakan aplikasi, memanfaatkan kekuatan data, dan membantu organisasi dari berbagai skala untuk tumbuh di dunia cerdas saat ini.

Huawei Indonesia mendukung pemanfaatan Edge Data Center (EDC) Surge dengan penggunaan teknologi CDN Huawei. "Selama beberapa bulan terakhir, kami juga sudah menguji teknologi dan operasi dari kedua perusahaan dimana hasilnya sangat menggembirakan. Kami berharap kerjasama ini dapat berlanjut di kota-kota lainnya dan pada akhirnya semakin memudahkan dan memperluas konektivitas bagi pelanggan kami di Indonesia," ungkapnya.

Sebagai informasi, Huawei dikenal sebagai perusahaan teknologi global terkemuka, yang telah hadir lebih dari 30 tahun melalui keahlian produk dan solusi infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), dan Huawei memiliki klien-klien Content Provider dengan basis pengguna konten yang besar di Indonesia. Sedangkan Weave merupakan anak usaha Surge yang hadir sebagai neutral carrier collaborator & provider yang menyediakan jaringan serat optik berkapasitas tinggi dan handal sepanjang jalur kereta di Indonesia.

Account Director Huawei Tech Investment Enterprise Business Group Miao Jun menambahkan, Huawei Indonesia sendiri akan memberikan teknologi DWDM serta teknologi teranyar Automatically Switched Optical Network (ASON) untuk jaringan serat optik yang dimiliki Surge di sepanjang rel. Kolaborasi CDN antara Huawei Cloud dan Weave ini diharapkan akan menjadi solusi teknologi jaringan terintegrasi yang memiliki nilai tambah tinggi baik bagi kedua perusahaan, seluruh stakeholder industri teknologi informasi dan komunikasi, serta bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Sebelumnya, sejak 2021 Surge telah menargetkan pembangunan ratusan Edge Data Center (EDC) yang tersebar di pelosok Pulau Jawa. Lokasi awal EDC Surge yang telah beroperasi adalah Stasiun Manggarai, Stasiun Cikarang, dan Bandung. Pembangunan EDC tersebut terus akan berlanjut seiring finalisasi penggelaran jaringan serat optik Weave sebesar 2800 km sepanjang jalur kereta Pulau Jawa.

Terhubungnya EDC Surge melalui jaringan serat optik Weave serta didukung dengan teknologi jaringan handal dari Huawei serta CDN kelas dunia yang dimiliki diharapkan dapat meminimalisir terjadinya downtime yang menjadi resiko umum di Indonesia.

“Tak hanya bagi partner bisnis, pengembangan data center ini tentunya sejalan dengan pengembangan usaha perseroan dalam berbagai solusi digital bidang media dan hiburan bagi konsumen langsung yang akan dihadirkan dalam waktu dekat. Dengan dilengkapi Content Delivery Network (CDN), Edge Data Center Surge akan memudahkan pertukaran data secara lokal, maupun akses streaming ke aplikasi media dan hiburan yang stabil dengan experience yang jauh lebih baik, tanpa banyak buffering atau lagging dan tentunya harga yang terjangkau,” pungkas Hermansjah.

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Periode Cuti Bersama Idulfitri Maju, Ini Rincian Kalender Libur BEI Terbaru

Periose cuti bersama maju, BEI melakukan perubahan kalender libur bursa 2023. Bagaimana rincian perubahan kalender libur bursa tersebut?
Market 25 menit yang lalu

Emiten Ini Gandeng ABC Lithium Garap Baterai Motor Listrik

Entitas Grup MCAS melakukan kerja sama strategis dengan ABC Lithium dalam pengadaan dan perakitan baterai kendaraan listrik.
Market 35 menit yang lalu

Laba Bersih Jasa Armada (IPCM) Naik 10%

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) membukukan laba bersih sebesar Rp 150,6 miliar pada 2022, meningkat 10% dari tahun lalu
International 45 menit yang lalu

Goldman Sachs Rombak Kepemimpinan di Grup Pembiayaan EMEA

Goldman Sachs Group Inc. mengubah pembiayaan global, setelah bank Wall Street gabungkan perbankan investasi dan bisnis perdagangannya.
Market 49 menit yang lalu

Bidik Pertumbuhan Kinerja, Siloam (SILO) Terapkan 4 Pilar Strategis

SILO menerapkan 4 pilar untuk mempertahankan pertumbuhan kinerja keuangan di tengah peningkatan kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan
Copyright © 2023 Investor.id