Menu
Sign in
@ Contact
Search
Karyawan melintas di depan monitor saham di Bursa efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan melintas di depan monitor saham di Bursa efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Duh, IHSG Dibuka Amblas 0,89%

Jumat, 17 Juni 2022 | 09:05 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Ditutup menguat tipis 43 poin (0,62%) ke level 7.050, IHSG amblas pada perdagangan sesi I, Kamis (16/6/2022). IHSG turun 62,57 poin (0,89%) di level 6.987,7. Pada awal-awal perdagangan IHSG bergerak menghijau pada rentang 6.974-6.992.

Tercatat sebanyak 237 miliar saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 283,37 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 22.203 kali transaksi. Sebanyak 56 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikkan, 183 saham terkoreksi, dan 235 saham stagnan.

Wall Street anjlok pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) dalam aksi jual yang meluas. Terseret kekhawatiran resesi meningkat menyusul langkah bank-bank sentral di seluruh dunia untuk meredam kenaikan inflasi setelah kenaikan suku bunga terbesar Federal Reserve sejak 1994.

Baca juga: Pilarmas: IHSG Melemah, SMGR dan Empat Saham Pilihan Lainnya Berpotensi Cuan

Indeks Dow Jones Industrial Average terperosok 741,46 poin atau 2,42%, menjadi menetap di 29.927,07 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 123,22 poin atau 3,25%, menjadi berakhir di 3.666,77 poin. Indeks Komposit Nasdaq anjlok 453,06 poin atau 4,08%, menjadi ditutup di 10.646,10 poin.

Masing-masing dari 11 sektor utama S&P berakhir lebih rendah, meskipun sektor bahan pokok konsumen yang defensif mengungguli pasar yang lebih luas karena nama-nama seperti WalMart, General Mills dan Procter & Gamble termasuk di antara sedikit yang naik ketika hanya 14 komponen S&P 500 ditutup lebih tinggi untuk sesi ini.

Indeks acuan S&P 500 mengalami penurunan keenam dalam tujuh sesi. Saham-saham telah reli pada Rabu (15/6) karena Fed menyampaikan kenaikan suku bunga 75 basis poin yang agresif, seperti yang diharapkan, untuk membantu indeks menghentikan penurunan harian terpanjang sejak awal Januari.

Baca juga: Reliance Sekuritas: IHSG Bakal di Zona Merah, Ini Jajaran Saham Potensi Naik

Saham di Asia-Pasifik melemah pada perdagangan Jumat pagi. Menyusul penurunan tajam di Wall Street karena investor mempertimbangkan kemungkinan pengetatan kebijakan moneter agresif yang mengarah ke resesi.

Nikkei 225 di Jepang turun 2,64% di awal perdagangan sementara indeks Topix turun 2,59%. Kospi Korea Selatan turun 2,02%. Di Australia, S&P/ASX 200 tergelincir 1,12%. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,23% lebih rendah. Bank of Japan akan merilis pernyataan kebijakan moneternya pada pukul 11:00 pagi. HK/SIN pada hari Jumat waktu setempat.

Prediksi Analis

Reliance Sekuritas memprediksi IHSG bakal di zona merah. IHSG akan bergerak pada rentang 7.000 – 7.120. Intip jajaran saham berpotensi naik hari ini, mulai TOWR hingga BBCA.

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG pada hari ini diperkirakan akan di perdagangkan di zona merah, mengikuti bursa regional. “Mengantisipasi revisi dari pertumbuhan ekonomi yang menurun yang diakibatkan oleh kenaikan suku bunga, IHSG akan bergerak pada rentang 7.000 – 7.120,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Jumat (17/6/2022).

Baca juga: Saham Pilihan untuk Trading 17 Juni dan Target Harganya

IHSG diperdagangkan di zona hijau sepanjang hari, ditutup menguat di level 7050.32 (+0.61%), IHSG menguat ditengah bursa regional yang mengalami pelemahan ditengah kekhawatiran inflasi dan suku bunga tinggi sehingga para pelaku pasar mengantisipasi hal tersebut.

Penguatan IHSG didorong oleh sektor energy (+2.25%), sektor industri (+1.24%), dan consumer cyclicals (+1.18%). Investor asing tercatat membukukan net buy sebesar Rp 392.14 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli adalah BMRI, BRMS, BBCA.

Secara teknikal, Reliance Sekuritas menjelaskan IHSG di tutup tipis di atas MA 5 dan membentuk candle hitam yang kurang mendukung tren bullish, pasalnya terlihat dari bentuk candle yang membentuk rambut memanjang ke atas. “Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu TOWR, BRPT, MCAS, PTBA, ASII, ADHI, KINO, SEMA, SMRA, IMPC, PMMP,” papar Reliance Sekuritas.
 

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com