Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Suasana sidang PKPU PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), Senin (20/6/2022). (Foto: Muawwan Daelami)

Suasana sidang PKPU PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), Senin (20/6/2022). (Foto: Muawwan Daelami)

Lolos dari Ancaman Pailit, Waskita Precast (WSBP) Fokus Raih Kontrak Baru

Senin, 20 Juni 2022 | 17:59 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berhasil lolos dari pailit setelah mayoritas dari kreditur menyetujui proposal perdamaian perseroan. Selanjutnya, WSBP akan fokus melakukan going concern dan memperbanyak perolehan nilai kontrak baru.

Direktur Utama WSBP FX Poerbayu menyampaikan, seiring dengan disetujuinya proposal perdamaian ini, perseroan bisa fokus untuk melanjutkan going concern sehingga ke depan diharapkan semuanya menjadi lebih baik.

Advertisement

Baca juga: Begini Pembacaan Hasil Voting PKPU Waskita Precast (WSBP)

"Terima kasih atas dukungan media, kreditur, obligasi, vendor-vendor yang masih percaya kepada WSBP sehingga perseroan bisa melanjutkan bisnisnya," ucap Poerbayu di Pengadilan Negeri Jakarta, Senin (20/6/2022).

Capaian tersebut, menurut dia, memang tidak lepas dari bantuan vendor dan kreditur. Karena itu, perseroan sudah berusaha untuk bisa bangkit dan pada saatnya melakukan going concern, WSBP bisa kembali pulih seperti semula.

Selain itu, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) selaku induk juga memberikan dukungan terutama dalam hal pencapaian nilai kontrak baru. Sebab, WSBP bisa melakukan pemulihan karena saat ini mendapat red carpet dari holding untuk penyediaan yang seleras dengan bisnis perusahaan.

Tercatat hingga Mei 2022, emiten pracetak ini telah mengantongi nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp 519 miliar dan sampai akhir tahun menargetkan nilai kontrak mencapai Rp 3,5 triliun. Dengan demikian, perseoan mengincar pendapatan tahun ini sebesar Rp 2,4 triliun sampai Rp 2,5 triliun.

Corporate Secretary Waskita Beton Precast Fandy Dewanto menambahkan bahwa dalam jangka pendek, WSBP memastikan untuk terus memperbanyak perolehan nilai kontrak. Kemudian, kontrak-kontrak yang saat ini sudah dimiliki diproduksi menjadi pendapatan usaha.

"Selain itu, kami juga masih berupaya untuk melakukan efisiensi beban," tambahnya.

Yang jelas, kata dia, terdapat impelementasi rencana perdamaian dari proposal homologasi. Dari situ, WSBP juga akan melakukan beberapa aksi korporasi sesuai dengan proposal homologasi.

"Kami berharap, dari aksi korporasi itu akan mampu memperbaiki posisi keuangan WSBP," ujar Fandy.

Raih Kontrak di Luar Holding

Adapun perihal perolehan kontrak baru, Poerbayu juga mengatakan, perseroan sudah mencari proyek-proyek di luar holding. Misalnya, saat ini WSBP sudah mendapat pekerjaan dari Tol Kertaraja yang milik PIK Group.

Baca juga: Bayar Tagihan Rp 8 Triliun, Ini Skema yang Diajukan Waskita Precast (WSBP)

Bukan cuma itu, perseroan juga mendapatkan pekerjaan dari Korea Lotte. "Terus, kami juga mendapat pekerjaan di smelter di Surabaya. Termasuk beberapa perumahan, kami sedang mengerjakan Prisha dengan modular di Kupang, NTT. Ini adalah pekerjaan-pekerjaan yang di luar holding. Tapi, kami saat ini berharap sekali dari holding untuk membantu pemulihan," tutur Poerbayu.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN