Menu
Sign in
@ Contact
Search
Karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Phintraco Sekuritas: IHSG Uji Level Psikologis 7.000, Perhatikan Saham Bank dan Defensif

Selasa, 21 Juni 2022 | 07:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG uji level psikologis 7.000 pada perdagangan Selasa (21/6/2022). IHSG berpotensi bergerak pada resistance 7.050, pivot 7.000, dan support 6.950. Perhatikan saham bank dan defensif untuk perdagangan hari ini.

Phintraco Sekuritas menjelaskan, IHSG membentuk pola hammer di oversold area pada perdagangan Senin (20/6/2022). Secara teknikal, hal tersebut membuka peluang technical rebound ke 7.000, hingga 7.030-7.050 jika penguatan berlanjut di Selasa (21/6/2022). “Potensi rebound lanjutan tersebut didukung rebound mayoritas indeks global di perdagangan Senin (20/6/2022),” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Selasa (21/6/2022).

Phintraco Sekuritas menyebut, potensi aksi beli selektif lanjutan oleh investor asing pada sejumlah saham blue chip berpotensi menopang IHSG di Selasa (21/6/2022). “Saham bank, seperti BBCA, BBRI dan BMRI, bersamaan dengan sejumlah defensive stocks (UNVR, ERAA, ICBP dan INDF) dapat diperhatikan,” tambah Phintraco Sekuritas.

Baca juga: Artha Sekuritas: IHSG Melemah, Awasi ERAA dan Tujuh Saham Pilihan Lainnya

Phintraco Sekuritas menambahkan, rebound saham bank tersebut menarik, mengingat hasil RDG BI akan diumumkan di akhir pekan ini. Pasar berspekulasi bahwa RDG BI tersebut akan menaikan sukubunga acuan sebesar 25 bps. Di sisi lain, sebagian pelaku pasar juga memperkirakan RDG BI tetap mempertahankan sukubunga acuan, mengingat BI telah menaikan GWM di Maret dan Juni 2022, serta berencana kembali menaikan GWM di Juli 2022.

“Oleh sebab itu, tetap waspadai potensi fluktuasi, terutama mendekati RDG BI tersebut,” jelas Phintraco Sekuritas.

Nasdaq mencatatkan rebound hingga 1,43%, sementara DJIA dan S&P 500 cenderung flat di perdagangan Senin (20/6/2022). Pergerakan tersebut dipengaruhi oleh antisipasi pelaku pasar terhadap testimoni Kepala the Fed, Jerome Powell di depan Kongres AS pada Rabu (22/6) dan Kamis (23/6) waktu setempat.

Baca juga: Yugen: IHSG Melemah, ASRI Hingga BBCA Masuk Menu Saham Pilihan Hari ini

Testimoni ini akan menjadi yang pertama setelah the Fed menaikan suku bunga acuan sebesar 75 bps di bulan ini. Selain itu, pelaku pasar juga mengantisipasi data existing home sales yang menjadi salah satu indikator kondisi ekonomi di AS.

Sebelumnya, mayoritas indeks di Eropa lebih dulu ditutup menguat pada perdagangan Senin (20/6). Penguatan tersebut diperkirakan sebagai bentuk technical rebound pasca pergerakan fluktuatif di pekan lalu, seiring dengan keputusan kenaikan suku bunga acuan oleh the Fed, Swiss National Bank dan Bank of England di pekan lalu. Sementara European Central Bank (ECB) mengumumkan rencana pembentukan instrumen baru untuk mencegah terjadinya debt crisis di negara-negara Uni Eropa.

Dari data ekonomi, pelaku pasar mengantisipasi data inflasi di Inggris yang diperkirakan kembali naik ke 9.1% yoy di Mei 2022 dari 9% yoy di April 2022. Dari pasar komoditas, harga minyak cenderung flat di perdagangan Senin (20/6/2022) dipengaruhi kondisi supply yang masih terganggu dari Rusia dan Tiongkok.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com