Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor melihat pergerakan saham melalui layar smartphone. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Investor melihat pergerakan saham melalui layar smartphone. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

BNI Sekuritas: IHSG Melemah Terbatas, Pantau ASII, PGAS, JSMR dan PWON

Selasa, 28 Juni 2022 | 08:06 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id — BNI Sekuritas memprediksi IHSG melemah terbatas pada perdagangan Selasa (28/6/2022). Investor dapat mencermati saham ASII, PGAS, JSMR dan PWON.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal indeks terlihat berpeluang mengalami penurunan dan relatif terbatas dalam pola konsolidasi, dari candle bearish harami dan closed di bawah 5 day MA.

Trend bullish, selama di atas 6.924, berpeluang menuju 7.063-7.163. IHSG closing di bawah 5 day MA (7.017). Indikator MACD netral, Stochastic bearish. Selama di atas 6.924, berpeluang menuju (sebelumnya target 6.888 - 7.209 gap tercapai) 7.063 gap - 7.163. Dominan sell power. Range breakout berada di 6.856 - 7.138,” jelas Andri dalam risetnya, Selasa (28/6/2022).

Baca juga: Pilarmas: IHSG Melemah, ERAA dan Empat Saham Lainnya Malah Berpotensi Cuan

Level resistance indeks pada perdagangan hari ini diproyeksikan berada di 7.043/7.070/7.116/7.163. Sementara untuk level support berada di 6.999/6.968/6.924/6.886. Perkiraan range 6.960 - 7.070.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra mengatakan, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah tipis 0,20%, begitu juga dengan S&P 500 yang mencatat penurunan 0,30%, sedangkan indeks Nasdaq Composite mencatat koreksi sebesar 0,72%.

“Penurunan ini terjadi seiring dengan pertimbangan investor apakah indeks telah mencapai titik terendah atau mengalami rebound sebentar setelah oversold. Adapun imbal hasil (yield) treasury AS 10 tahun mengalami penguatan,” jelas Maxi.

Advertisement

Baca juga: Saham Asia Pasifik Naik Tipis, Investor Pertimbangkan Kekhawatiran Ekonomi

Di sisi lain bursa Eropa mencatatkan kenaikan. Sementara sebagian bursa Asia Pasifik juga menunjukan penguatan di tengah kekhawatiran investor terhadap inflasi dan resesi. Penguatan ini mengikuti kenaikan signifikan Wall Sreet pada Jumat lalu. Adapun bursa yang mencatat penguatan signifikan di antaranya adalah Hang Seng, Shenzen Component dan Nikkei (di atas 1%).

Investor dapat mencermati saham PT Astra International Tbk (ASII) dengan rekomendasi buy 6.550-6.650, target 6.925/7.100, dan stop loss di bawah 6.250. Kemudian saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan rekomendasi buy 1.640 – 1.660, target 1.705/1.645, dan stop loss di bawah 1.600.

Investor juga dapat mencermati saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dengan rekomendasi trading buy dengan target 3.800/3.820, dan stop loss di bawah 3.580. Aksi trading buy juga bisa dilakukan pada saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dengan target 500/510, dan stop loss di bawah 480.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN