Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Harga emas datar di perdagangan Asia pada Selasa pagi (29/3/2022). Karena dolar bertahan pada level tertinggi tiga minggu di sesi sebelumnya

Harga emas datar di perdagangan Asia pada Selasa pagi (29/3/2022). Karena dolar bertahan pada level tertinggi tiga minggu di sesi sebelumnya

MIFX: Emas Berpeluang Bergerak Turun Menguji Support di US$ 1.816

Selasa, 28 Juni 2022 | 08:58 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Harga emas dunia berpeluang bergerak turun Selasa (28/6/2022) pagi ini di tengah outlook menguatnya Dolar AS dan tingginya tingkat imbal hasil obligasi. Namun, waspadai permintaan aset safe haven logam mulia dibalik kekhawatiran terhadap resesi ekonomi global.

Berdasarkan riset MIFX, Selasa (28/6/2022) emas berpeluang dijual selama bergerak di bawah level resistance di US$ 1.829, karena berpotensi bergerak turun menguji support terdekat di US$ 1.816.

Advertisement

Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level US$ 1.829, emas berpeluang dibeli karena berpotensi naik lebih lanjut menargetkan resistance selanjutnya di US$ 1.837.

Baca juga: Harga Emas Antam Turun Rp 6.000 Jadi Rp 988.000 Per Gram

Sebelumnya, harga emas tergelincir pada akhir perdagangan Senin (28/6/2022) atau Selasa pagi WIB, berbalik melemah dari keuntungan akhir pekan lalu, tertekan oleh data ekonomi AS lebih baik dari perkiraan.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, jatuh US$ 5,5 atau 0,3%, menjadi ditutup pada US$ 1.824,80 per ounce. Harga emas berjangka turun 0,6% pekan lalu.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN