Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Semacom Integrated Tbk (SEMA)

PT Semacom Integrated Tbk (SEMA)

Baru Listing Tahun Ini, SEMA Putuskan Bagi Dividen

Rabu, 29 Juni 2022 | 20:25 WIB
Kunradus Aliandu (kunradus@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Rapat Umum Pemegang Saham PT Semacom Integrated Tbk (SEMA), Rabu (29/6/2022) memutuskan untuk membagi dividen sebesar Rp 1,95 per saham atau senilai Rp 2,6 miliar.

Direktur Utama SEMA Rudi Hartono mengatakan, keputusan ini merupakan komitmen perseroan dalam meningkatkan value bagi kepentingan pemegang saham SEMA. “Kami membagikan dividen yang merupakan cerminan dari kinerja di sepanjang 2021 yang membukukan kinerja positif. Dengan perolehan laba komprehensif sebesar Rp 19,75 miliar, tumbuh 547% dibandingkan 2020 dengan angka penjualan tumbuh signifikan menjadi Rp 198,21 miliar dibanding sebelumnya 2020 sebesar Rp 139 miliar," ujarnya.

Advertisement

Tak hanya itu, dalam rapat pemegang saham luar biasa perseroan juga memutuskan akan melakukan penambahan kegiatan usaha utama. Hal ini tentunya akan berdampak pada meningkatnya pertumbuhan laba SEMA ke depan dan semakin memperkuat komitmen perseroan untuk fokus di ceruk pasar energi terbarukan (EBT).

Adapun penambahan usaha dari bisnis baru yakni berupa PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) dan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). “Kami memproyeksikan pendapatan usaha dapat mencapai Rp 359 miliar dalam 5 (lima) tahun ke depan di 2026,”ujarnya.

Baca juga: Semacom (SEMA) Mau Tambah Bidang Usaha PLTS dan SPKLU Kendaraan Listrik

Rudi mengatakan, berbagai catatan keuntungan tersebut berpotensi semakin meningkat mengingat pemerintah tengah serius dalam mendorong kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia yang kini tengah dikembangkan perseroan. Dengan mengestimasikan biaya investasi pembangunan SPKLU level 2 sebesar US$ 4,300 dan target kebutuhan SPKLU yang telah diproyeksikan oleh PLN pada 2021-2025, maka terdapat potensi proyek minimum sebesar US$ 203 juta untuk perusahaan, di luar potensi dari pihak swasta.

Untuk diketahui, SEMA merupakan salah satu pionir dari manufaktur panel listrik berlisensi. Perseroan juga terus mempertahankan sejumlah sertifikasi dan partner teknologi dari sejumlah brand internasional seperti Siemens Technology Partner sejak 2009, the Hyundai Electric Business Partner sejak 2018, dan FiberHome Authorized FitOn Series Assembler sejak 2020. Tingkat harga dan volatilitas harga dari bahan baku perseroan cukup terjaga dengan baik mengingat banyaknya alternatif sumber bahan baku perseroan, selain itu pemesanan ke supplier dilakukan setelah mendapat konfirmasi order pelanggan.

Baca juga: Mantap! Tesla akan Investasi Mobil Listrik di Indonesia Tahun In

PT Semacom Integrated Tbk dipastikan memiliki resolusi untuk memberikan pelayanan yang terbaik dalam bentuk produk maupun jasa, yang ekonomis dan reliable, untuk mempermudah penyelesaian proyek para pelanggan. Untuk mempertahankan kualitas produk, perseroan telah memenuhi proses audit sebagai qualified manufacturer, dan sebagai salah satu syarat untuk mempertahankan sertifikasi ini, perseroan setiap minimal 6 (enam) bulan sekali diaudit oleh Pemilik Brand/License. Dengan demikian, produk dan layanan dari perseroan memiliki kualitas terjamin dan garansi penuh dari banyak brand internasional.

Editor : Kunradus Aliandu (kunradu@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN