Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi emas

Ilustrasi emas

Ekspektasi Kenaikan Tingkat Suku Bunga Melemahkan Harga Emas

Senin, 4 Juli 2022 | 10:53 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Harga emas melemah ke zona US$ 1.806.21 per troy ons. Pada pagi Senin (4/6/2022) hari ini harga emas bergerak melemah dibandingkan dengan perdagangan kemarin. Melemahnya harga emas dibebani oleh dolar Amerika Serikar (AS) yang menguat relatif dominan.

Pelemahan emas saat ini terjadi karena dolar AS menguat. Dolar AS menguat karena pasar berekspektasi adanya kenaikan tingkat suku bunga acuan The Fed membuat index Dolar AS bergerak di zona 104.73, didekat level tertinggi dalam 20 tahun terakhir.

Advertisement

Baca juga: Harga Emas Antam Turun Rp 2.000 Jadi Rp 989.000 Per Gram 

Selain itu India menaikan bea impor emas untuk menurunkan permintaan sekaligus defisit perdagangan sehingga harga emas di India menjadi mahal dan diharapkan jumlah pembelian di India turun. Ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga sangat berpengaruh pada pergerakan emas dunia. Kondisi ini membuat harga emas terus melemah, emas yang tidak memberikan imbal hasil membuat investor lebih memilih produk keuangan.

Berdasarkan riset ICDX, Senin (4/7/2022) harga emas melemah dengan support saat ini beralih ke areal US$ 1.800,06 dan resistance terdekatnya berada di areal US$ 1.812,36. Support terjauhnya berada di areal US$ 1.796,01 hingga ke areal US$ 1.769,51, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal US$ 1.817,86 hingga ke areal US$ 1.822,83.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN