Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi emas

Ilustrasi emas

Pergerakan Harga Emas Dibebani Ekspektasi Kenaikan Bunga The Fed

Selasa, 5 Juli 2022 | 10:58 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Harga emas melemah ke zona US$ 1.808,96 per troy ons. Pada Selasa (5/7/2022) pagi hari ini harga emas melemah dibandingkan dengan penutupan kemarin. Melemahnya harga emas dibebani oleh ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga acuan The Fed.

Inflasi Amerika Serikat yang berada dilevel 8.6%, berdasarkan Biro Statistik Ketenaga Kerjaan Amerika Serikat laju tersebut melampaui rekor inflasi tertinggi yang sebelumnya berada dilevel 8.5%. Tingginya inflasi menjadikan pasar berekspektasi The Fed akan menaikan tingkat suku bunga sebesar 75 basis poin pada bulan Juli untuk menekan tingginya angka inlasi. Pergerakan emas akan sulit untuk menguat di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga.

Advertisement

Baca juga: Harga Emas Antam Stagnan di Rp 989.0000 Per Gram

Ekspektasi pasar mengenai kenaikan suku bunga mempengaruhi pergerakan emas. Kondisi ini membuat harga emas terus melemah, emas yang tidak memberikan imbal hasil membuat investor lebih memilih produk keuangan.

Berdasarkan riset ICDX, Selasa (5/7/2022) harga emas melemah dengan support saat ini beralih ke areal US$ 1.785,08 dan resistance terdekatnya berada di areal US$ 1.826,03. Support terjauhnya berada di areal US$ 1.766,24 hingga ke areal US$ 1.754,77, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal US$ 1.833,41 hingga ke areal US$ 1.842,42.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN