Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Sentimen Eksternal dan Internal Jadi Pemicu IHSG Hari Ini Menghijau, Apa Saja Itu?

Selasa, 5 Juli 2022 | 12:31 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pada Sesi I perdagangan Selasa (5/7/2022), IHSG ditutup menguat 1,53% ke level 6.740. Sentimen ekternal dan internal menjadi pemicu IHSG hari ini menghijau. Apa saja itu?

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, dari ekternal indeks pasar saham regional Asia mayoritas menguat yang tampaknya di topang rilis indeks The Caixin China General Services melonjak menjadi 54,5 pada Juni 2022 dari 41,4 pada Mei, pasar menilai kondisi ini seiring dengan membaiknya situasi Covid-19 dan penerapan paket langkah-langkah untuk mendukung pemulihan ekonomi sehingga ini sebagai pondasi fokus pemulihan ekonomi di era pasca pandemic.

Advertisement

Baca juga: Kelima Saham Ini Harganya Melaju di Atas 9%, META Tertinggi

Selanjutnya Ketika perwakilan petinggi Amerika Serikat dan Tiongkok kembali mengadakan pembicaraan untuk membahas tantangan ekonomi global, hal ini sebaai lanjutkana sebelumnya dimana Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berencana mempertimbangkan untuk mencabut beberapa tarif yang dikenakan pada China dalam rangka menekan inflasi di AS.

“Pasar merespon positif, ketika ekonomi dunia menghadapi tantangan berat, dan menilai ini sangat penting untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi kebijakan makro antara Tiongkok dan Amerika Serikat,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Selasa (5/7/2022).

Baca juga: Saham Sektor Energi Melambung, IHSG Ditutup Menguat 1,53%

Sementara dari internal, Pilarmas Investindo Sekuritas menagtakan, Lembaga Pemeringkat Rating and Investment Information Inc (R&I) kembali mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada BBB+ (Investment Grade). Dengan outlook stabil pada 4 Juli 2022.

Menurut Pilarmas Investindo Sekuritas, dengan terjaganya stabilitas eksternal Indonesia yang didukung oleh momentum pemulihan ekonomi yang terus berlanjut dan perbaikan postur fiskal. Hal ini memberikan indikasi bahwa Indonesia masih memiliki daya tarik investor untuk berinvestasi di dalam negeri.

“GJTL. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 655-745. PER: 8,51x dan PBV: 0,34x,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN