Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID). (Foto: Ist)

PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID). (Foto: Ist)

Saraswanti Indoland (SWID) Resmi Listing di BEI, Sahamnya Melesat

Kamis, 7 Juli 2022 | 09:12 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) resmi mencatatkan (listing) sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (7/7/2022).

Pada perdagangan perdananya di pasar sekunder, SWID dibuka di Rp 206 atau naik 3% dari harga IPO yang Rp 200. Dalam 10 menit pertama, SWID sempat menyentuh level tertinggi di Rp 270 atau melesat 35% dan terendah di Rp 206. Rata-rata diperdagangan di Rp 256,2.

Advertisement

Baca juga: Trukindo Persada Tambah Saham Buana Lintas Lautan (BULL)

Direktur Pengembangan Bisnis dan Sekretaris Perusahaan SWID Agung Cucun Setiawan menjelaskan, sebelumnya, perseroan melepas 340 juta saham atau 6,31% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah initial public offering (IPO). SWID menetapkan harga IPO Rp 200 per saham sehingga dana yang berhasil dihimpun Rp 68 miliar.

“Selama masa penawaran umum pada 1-5 Juli 2022, perseroan mendapatkan kelebihan pemesanan (oversubscribed) sebanyak 22 kali dari jumlah yang ditawarkan atau senilai Rp 1,49 triliun,” ungkap dia, Kamis (7/7/2022).

Perseroan menunjuk PT Shinhan Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam penawaran umum perdana sahamnya.

Baca juga: Melonjak 108,5%, Pendapatan WIR Asia (WIRG) Tembus Rp 301 Miliar

Saraswanti Indoland menargetkan marketing sales Rp 100 miliar sepanjang 2022. Di sisi lain, perseroan optimistis recurring income dari bisnis hotel melonjak 48% pada tahun ini yaitu sebesar Rp 54,4 miliar di tahun 2021 menjadi Rp 86,3 miliar pada 2022.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN