Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM). (Foto: Ist)

PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM). (Foto: Ist)

Chemstar (CHEM) Ikutan Listing Perdana Hari Ini, Prospek Sahamnya Seperti Apa?

Jumat, 8 Juli 2022 | 09:42 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) resmi mencatatkan (listing) perdana sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (8/7/2022).

Pada perdagangan perdananya di pasar sekunder, CHEM dibuka di Rp 180 atau naik 20% dari harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di Rp 150. Dalam setengah jam perdagangan di sesi I, saham CHEM diperdagangkan di level tertinggi Rp 190 dan terendah di Rp 141. Rata-rata harganya Rp 164,5.

Baca juga: IPO Arkora Hydro (ARKO) Oversubscribed 10,89 Kali, Begini Nasib Sahamnya di Listing Perdana

Saat IPO, CHEM menerima kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 46,6 kali dari porsi pooling.

Sebagai informasi Perseroan menawarkan sebanyak 500 juta saham baru, yang merupakan saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 25 setiap saham, atau sebanyak 29,41% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Jumlah seluruh nilai penawaran umum adalah Rp 75 miliar yang akan digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan serta modal kerja perseroan.

Perseroan juga menerbitkan sebanyak 250 juta waran seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak 20,83% dari total jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum perdana ini disampaikan.

Direktur Utama CHEM Kwee menjelaskan, secara harga CHEM dapat dibilang masih undervalue, jika dibandingkan dengan PER industri sejenis. Menurutnya, CHEM adalah emiten termurah keempat di sektornya setelah FPNI, ESSA, dan BMSR. Hal ini masih ditambah dengan posisi CHEM yang menjadi saham yang masuk ke dalam Daftar Efek Syariah (DES) sesuai dengan penentapan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca juga: Ngegas, Listing Perdana Saham Cerestar (TRGU) Langsung ARA

“Prospek kinerja CHEM ke depan akan semakin baik, ditopang dari proyeksi dari Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), yang mengungkapkan bahwa industri tekstil diperkirakan dapat tumbuh di atas 10% pada tahun 2022,” ungkap Kwee, Jumat (8/7/2022).

Perseroan adalah perusahaan produsen bahan kimia untuk industri tekstil yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat. CHEM juga menjadi distributor kepada pemasok global, perusahaan kimia terkemuka yang telah eksis selama lebih 150 tahun di industri tekstil seperti perusahaan multinasional, Tanatex Chemicals Holland dan Transfar International China.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com