Rabu, 31 Mei 2023

Laba Melesat, Inocycle Technology (INOV) Tebar Dividen Rp 5,42 Miliar

Muhammad Ghafur Fadillah
19 Jul 2022 | 19:12 WIB
BAGIKAN
PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV)
PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV)

JAKARTA, Investor.id - PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) menetapkan dividen tunai Rp 3 per per saham atau dengan total Rp 5,42 miliar. Jumlah dividen tersebut setara dengan 19,85% dari laba bersih tahun 2021 senilai Rp 27,3 miliar.

Pembagian dividen ini telah disetujui dalam rapat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa (19/7/22). Dalam kesempatan yang sama, disetujui juga Rp 5,46 miliar untuk dialokasikan sebagai dana cadangan. Adapun, sisanya akan dibukukan sebagai laba ditahan, untuk menambah modal kerja perseroan.

Terkait penggunaan dana IPO saham, dia menybutkan, perseroan telah merealisasikan sebanyak 70% atau setara dengan Rp 99,43 miliar dana dari hasil IPO pada Juli 2019 lalu untuk membayar utang dan 30% atau Rp 42,61 miliar telah digunakan untuk modal kerja. Untuk diketahui, pasca IPO perseroan giat melakukan ekspansi dengan tujuan untuk mengurangi sampah plastik di Indonesia.

Tahun ini, INOV menganggarkan belanja modal sebesar Rp 80 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas fasilitas pencucian botol, kapasitas produksi pabrik di beberapa kota, serta pembukaan pabrik baru. Sejalan dengan target perseroan pada tahun ini untuk memiliki 800 unit Plasticpay Dropbox. Target itu meningkat dari 238 unit pada akhir tahun 2021.

Sementara itu, hingga kuartal pertama 2022, Inocycle Technology Group berhasil mencetak penjualan bersih sebesar Rp 184,7 miliar atau naik 22,2% dari periode sama tahun lalu Rp 151,1 miliar. Alhasil, laba bersih melambung menjadi Rp 6,1 miliar atau melesat 3538,1%.

Direktur INOV Victor Choi menyampaikan, keberhasilan perseroan di awal 2022 dengan kinerja positif ini tidak lepas dari banyak perusahaan yang membutuhkan bahan baku daur ulang di tengah permintaan terhadap pemenuhan bisnis berkelanjutan yang akhirnya mendorong permintaan produk-produk daur ulang (recycled) INOV. "Mengetahui hal tersebut INOV pun sudah memproduksi Re-PSF untuk disuplai ke berbagai perusahaan," jelas Victor.

Emiten yang bergerak di bidang daur ulang sampah botol plastik (PET) menjadi recycled polyester staple fiber (RePSF) mencatat, kontribusi Re-PSF pada tiga bulan pertama tahun ini sebesar 73% terhadap total penjualan INOV, atau bertumbuh sebesar 31,1%. Ditopang lagi, dengan kontribusi penjualan produk bukan tenunan (non-woven) sebesar 20% terhadap total penjualan INOV atau bertumbuh sebesar 17,2%.


 

Editor: Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Dapatkan info hot pilihan seputar ekonomi, keuangan, dan pasar modal dengan bergabung di channel Telegram "Official Investor.ID". Lebih praktis, cepat, dan interaktif. Caranya klik link https://t.me/+ijaEXDjGdL1lZTE1, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Metrodata Electronics (MTDL) Incar Kenaikan Laba Bersih 8%

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) incar kenaikan pendapatan dan juga laba bersih sebesar 8% pada tahun ini.
Lifestyle 20 menit yang lalu

Sosok Ibu Harus Bisa Terapkan Manajemen Waktu

Eriska Rein turun langsung mengurus dua anaknya yang masih kecil.
Market 24 menit yang lalu

WIKA Raih Kontrak Baru hingga April Rp 8,76 Triliun

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) meraih kontrak baru hingga April 2023 sebesar Rp 8,76 triliun.
Business 3 jam yang lalu

SRC Tambahkan Fitur Inovatif di Aplikasi Ayo

SRC meluncurkan wajah baru aplikasi digital Ayo dengan penambahan sejumlah fitur inovatif terbaru.
Business 3 jam yang lalu

Aruna Buka Lapangan Pekerjaan bagi 5.000 Masyarakat Pesisir

Aruna telah berkembang pesat dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi 5.000 orang di sekitar wilayah pesisir pantai.
Copyright © 2023 Investor.id