Menu
Sign in
@ Contact
Search
Masker EVO buatan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS)

Masker EVO buatan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS)

Industri Alkes Menjanjikan, Hetzer Medikal (MEDS) Perbesar Kapasitas Produksi Masker Usai IPO

Selasa, 26 Jul 2022 | 11:51 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

CIMAHI, investor.id - Saat ini Indonesia memiliki sekitar 3.100 rumah sakit dan sekitar 10.000 puskesmas dan klinik, menjadikan Indonesia memiliki potensi tersembunyi untuk pasar alat kesehatan. Alat kesehatan merupakan salah satu komponen terbesar dalam biaya kesehatan selain obat. Jika alat-alat kesehatan dapat diproduksi secara mandiri oleh perusahaan dalam negeri, maka biaya pengobatan di Indonesia dapat menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan kesadaran masyarakat Indonesia atas kualitas kesehatan, pertumbuhan industri alat kesehatan diperkirakan sebesar 10%-15% setiap tahunnya. Nilai pasar alat kesehatan di Indonesia diperkirakan telah tumbuh dari sekitar Rp 65 triliun di tahun 2016 hingga menjadi Rp 85 triliun di tahun 2020, dan sekitar Rp 94 triliun pada tahun 2021. Pemerintah sendiri menargetkan perusahaan dalam negeri dapat memenuhi kebutuhan alat kesehatan Indonesia hingga 30% pada 2030, dimana saat ini masih hanya sebesar 7%.

Baca juga: Hetzer Medical (MEDS), Produsen Masker Terbesar di Asia Siap IPO

Komisaris Independen PT Hetzer Medikal Indonesia Tbk Tato Suprapto mengatakan bahwa salah satu tantangan terbesar untuk industri alat kesehatan Indonesia saat ini adalah mendominasinya produk alat kesehatan impor.

Advertisement

Berdasarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Koperasi dalam rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, pemerintah telah mendorong penggunaan produk dalam negeri sehingga menjadi sebuah kesempatan yang sangat baik untuk berbagai industri, termasuk industri alat kesehatan untuk dapat memenuhi peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

Direktur PT Hetzer Medikal Indonesia Tbk Franciscus Rijadi menambahkan, dengan adanya Inpres No. 2 tahun 2022 tersebut, membuka peluang yang besar bagi perseroan untuk memproduksi produk alat kesehatan yang akan digunakan untuk keperluan dalam negeri. Hal tersebut juga sejalan dengan larangan Kementerian Perindustrian untuk melakukan impor atas 79 jenis alat kesehatan mengingat TKDN untuk produk tersebut sudah cukup tinggi.

Baca juga: Produsen Masker Evo Plusmed, Hetzer Medical (MEDS) Go Public, Buka Harga IPO Rp 125-175

“Perseroan berkeyakinan dengan menjadi perusahaan terbuka dan dengan dana segar yang diterima dari IPO, perseroan dapat berkontribusi dalam menyukseskan target pemerintah dalam meningkatkan porsi penyerapan alat kesehatan yang diproduksi dalam negeri,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (26/7/2022).

Setelah IPO, Hetzer Medikal Indonesia berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi terpasang perseroan per tahun menjadi 24 juta pieces (pcs) masker jenis Duckbill, 24 juta pcs masker jenis KN95,  24 juta pcs masker jenis KF94, dan 12 juta pcs masker jenis N95.

Sebagai informasi, MEDS menawarkan sebanyak 312,5 juta saham atau maksimal 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah IPO dengan nilai nominal Rp 20. Harga penawaran umum perdana MEDS adalah sekitar Rp 125-175 setiap saham. Dengan demikian, MEDS berpotensi meraih dana sebesar Rp 39,06-54,68 miliar dari penawaran perdana ini. PT Wanteg Sekuritas dipercaya menjadi penjamin pelaksana emisi efek.

Rencananya, pra efektif digelar pada 21-26 Juli 2022 dan listing di Bursa Efek pada 10 Agustus 2022.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com