Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel. Foto ilustrasi: Perseroan

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel. Foto ilustrasi: Perseroan

Mitratel (MTEL) Akuisisi 6.000 Menara Telkomsel, Nilainya Tembus Rp 10,28 Triliun

Selasa, 2 Agustus 2022 | 16:05 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel akan mengakuisisi 6.000 menara PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) senilai Rp 10,28 triliun.

Dalam keterbukaan informasi MTEL, Selasa (2/8/2022), dijelaskan bahwa selain akuisisi 6.000 menara itu, MTEL bakal menyewakan kembali atas 6.000 menara yang dimaksud kepada Telkomsel. Lalu, Telkomsel juga memesan 1.000 menara BTS dari MTEL dalam waktu tiga tahun mendatang, serta sewa-menyewa atas 712 lahan milik Telkomsel oleh MTEL di mana menara didirikan.

Baca juga: Pelayaran Nasional Ekalya (ELPI) Mantap Go Public, Tetapkan Harga IPO Rp 200

“Nilai transaksi adalah sebesar Rp 10.280.000.000.000 yang mana jumlah tersebut juga termasuk sewa lahan milik Telkomsel yang dibayarkan oleh perseroan dan timbal balik yang dibayarkan oleh perseroan terkait komitmen dan janji pemesanan BTS oleh Telkomsel kepada perseroan,” jelas direksi MTEL dalam keterbukaan informasi, Selasa (2/8/2022).

Alasan dilakukan transaksi afiliasi ini, papar direksi MTEL, lantaran Telkomsel sebagai penjual adalah satu-satunya operator seluler Indonesia yang masih memiliki lebih dari 6.000 menara sebelum transaksi.

Sedangkan, MTEL sebagai pembeli adalah salah satu perusahaan menara terbesar di Indonesia dengan kepemilikan lebih dari 28.000 menara sebelum transaksi.

“Transaksi ini dilakukan sebagai bagian dari sinergi grup usaha Telkom,” terang direksi MTEL.

Lebih lanjut, portfolio transaksi juga diharapkan dapat bermanfaat bagi pertumbuhan bisnis menara Mitratel berkat dukungan Telkomsel selaku penyewa utama yang menyewa kembali seluruh menara yang ditransaksikan serta potensi penambahan tenant baru yang besar.

"Transaksi tersebut juga diharapkan dapat memaksimalkan nilai bisnis menara. Kemudian, memperbesar kontribusi bisnis menara, dan memaksimalkan portofolio yang beragam untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan," papar direksi.

Baca juga: Pratama Industri (PANI) Umumkan Rights Issue Jumbo Rp 6,5 Triliun, Sahamnya Melambung

Pasalnya, manajemen mencermati, dengan kondisi persaingan pasar yang saat ini semakin ketat, Mitratel harus mampu mempertahankan eksistensi bisnisnya di bidang penyediaan infrastruktur dengan cara terus meningkatkan jumlah alat produksi di tempat yang strategis secara tepat waktu.

Transaksi termasuk transaksi afiliasi karena Mitratel merupakan anak perusahaan yang dikendalikan langsung PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan kepemilikan sebanyak 71,869%. Begitu juga dengan Telkomsel. Operator seluler ini merupakan anak perusahaan yang dikendalikan langsung Telkom dengan kepemiikan 65,00%.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com