Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR). (Foto: Perseroan)

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR). (Foto: Perseroan)

Emiten Haji Isam, Jhonlin Agro (JARR) Penjualannya Melambung 12.433%, Bagaimana Caranya?

Kamis, 4 Agustus 2022 | 14:03 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) resmi mencatatkan (listing) sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (4/8/2022).

Dalam perdagangan perdananya di pasar sekunder, saham JARR langsung membentur batas auto reject atas (ARA) dan hanya mentok naik 24,67% di Rp 374.

Advertisement

Baca juga: IPO Oversubscribed 58 Kali, Listing Perdana Jhonlin Agro (JARR) ARA

Direktur Keuangan JARR Temmy Iskandar menjelaskan bahwa fundamental perseroan sangat baik. Perseroan membukukan penjualan pada periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2022 sebesar Rp 1,303 triliun, naik 12.433% dibandingkan penjualan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021, peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya peningkatan volume penjualan FAME, seiring beroperasinya pabrik biodiesel perseroan pada September 2021 serta produk baru PFAD, RBDPO, glycerin, dan fatty mater.

“Dengan pencapaian positif itu, perseroan berencana membagikan dividen setelah IPO dengan besaran dividen sebanyak-banyaknya 15% dari laba bersih tahun buku 2023 dan dibayarkan pada tahun 2024, untuk Rp 50-100 miliar dan sebanyak-banyaknya 20% untuk di atas Rp 100 miliar,” ungkap Temmy dalam keterangan resmi, Kamis (4/8/2022).

Pada tanggal 31 Maret 2022, total aset perseroan sebesar Rp 3,321 triliun dengan total liabilitas sebesar Rp 2,487 triliun dan total ekuitas sebesar Rp 834 miliar.

Dalam prospektus JARR juga disebutkan bahwa laba usaha perseroan untuk kuartal I-2022 mencapai Rp 111,22 miliar, terbang 4.955,45% dari realisasi kuartal I-2021 yang Rp 2,2 miliar.

Sementara, untuk laba tahun berjalan pada kuartal I-2022 sebesar Rp 80,27 miliar, dari rugi tahun berjalan di kuartal I-2021 sebanyak Rp 7,77 miliar.

Sebagaimana diketahui, dalam prospektus JARR ditegaskan bahwa pihak yang bertindak sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) perseroan adalah Haji Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam yang juga dijuluki 'Crazy Rich Kalimantan Selatan'.

Perseroan didirikan pada tahun 2014. Kegiatan usaha utama perseroan adalah perkebunan dan pengolahan minyak kelapa sawit terpadu. Perseroan memiliki perkebunan kelapa sawit seluas 17.020 ha dengan izin hak guna usaha (HGU) di Kotabaru dan Tanah Bumbu.

Baca juga: Akhirnya, Komut Jhonlin Agro (JARR) Berusia 21 Tahun Tampil di Depan Publik, Begini Aksinya!

Perseroan memiliki pabrik refinery dan pabrik biodisel dengan kapasitas 1500 TPD. Saat ini perseroan sedang melakukan tahap penyelesaian pembangunan pabrik minyak goreng dengan kapasitas 250 TPD yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2022, dan proses persiapan dan pematangan lahan pembangunan pabrik kelapa sawit dengan kapasitas 60 TPH.

Dari penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) yang dilakukan sebelumnya, yakni periode masa penawaran umum pada tanggal 29 Juli-2 Agustus 2022, perseroan meraih dana sebanyak Rp 366,8 miliar dengan melepas 1,22 miliar lebih saham yang merupakan 15,29 % dari modal disetor dan ditempatkan kepada masyarakat dengan harga penawaran Rp 300.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN