Menu
Sign in
@ Contact
Search
Diskusi Outlook BIRD Semester II-2022 di Jakarta, Selasa (9/8/2022).

Diskusi Outlook BIRD Semester II-2022 di Jakarta, Selasa (9/8/2022).

Blue Bird (BIRD) Tancap Gas Kejar Lonjakan Kinerja Semester II

Rabu, 10 Agustus 2022 | 00:45 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Blue Bird Tbk (BIRD) menargetkan laba bersih pada semester II-2022 mencapai Rp 296 miliar atau dua kali lipat dari perolehan laba bersih pada semester I-2022 yang senilai Rp 148 miliar. Perkiraan target tersebut dengan catatan tidak lagi terjadi restriksi atau pembatasan aktivitas masyarakat.

“Jadi, kalau mengenai net income, kita dua kalikan dari net income di semester I-2022. Itu perkiraan kami. Tentunya, kalau tidak ada pembatasan lagi dan sebagainya,” kata Direktur Keuangan Blue Bird Eko Yuliantoro dalam diskusi Outlook BIRD Semester II-2022 di Jakarta, Selasa (9/8/2022).

Baca juga: Laba Bersih Blue Bird Terbang, Direksi Beri Penjelasan

Sementara untuk pendapatan, Eko memperkirakan, pihaknya dapat membukukan sebesar Rp 300 miliar per bulan pada paruh kedua 2022. Target tersebut merupakan angka rata-rata dari pendapatan perseroan selama sebulan. Artinya, jika ditotal, pendapatan perseroan pada semester II-2022 sekitar Rp 1,8 triliun. Sementara pada semester I-2022, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 1,55 triliun.

Wakil Direktur Utama Blue Bird Adrianto Djokosoetono mengungkapkan, pertumbuhan kinerja di semester II-2022 mayoritas masih akan disumbang dari kontribusi taksi reguler. Selain itu, pertumbuhan pendapatan juga akan ditopang dari kontribusi citi trans dan rental car.

Belum lagi, kontribusi dari segmen pariwisata walaupun sebenarnya saat ini masih sedikit lagging. Kendati begitu, Adrianto memperkirakan, segmen pariwisata akan mendorong pemulihan yang cukup baik di semester II-2022 dengan catatan tidak terjadi PPKM seperti di bulan Februari tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Blue Bird Sigit Djokosoetono mengatakan bahwa ke depan, perseroan bakal fokus pada transportasi taksi, utamanya mengejar dari sisi penumpang. "Yang taksi funamdentalnya tetap kami pertahankan. Kemudian rental car kalau dilihat kesempatannya semakin besar," ujar dia.

Baca juga: Demand Naik Armada Kurang, Blue Bird (BIRD) Percepat Belanja Kendaraan Rp 1,2 Triliun

Selanjutnya, emiten berkode saham BIRD ini juga fokus pada pengembangan citi trans yang diakusisi pada 2019, sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan. "Kami sudah membuka dua wilayah baru di Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk shuttle antar kota, yang sekarang berjalan shuttle Jakarta-Bandung. Pengembangan itu termasuk dalam pembelian kendaraan selain taksi yang memang regular base. Ini shuttle base antar kota, terutama tambahan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," jelas Sigit.

Segmen lain yang akan difokuskan perseroan pada semester II-2022 adalah segmen logistik. Sigit menerangkan, logistik merupakan salah satu segmen yang akan dikembangkan untuk menopang kinerja perseroan. "Dari Blue Bird Kirim, kami harapkan bisa menambah kontribusi lebih banyak di 2023," pungkas dia.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com