Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT United Tractors Tbk (UNTR). (Foto: Perseroan)

PT United Tractors Tbk (UNTR). (Foto: Perseroan)

Revisi Kinerja dan Akuisisi, Target Harga Saham United Tractors (UNTR) Dinaikkan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:29 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT United Tractors Tbk (UNTR) berpotensi mencetak volume penjualan alat berat lebih pesat dan kontraktor penambangan batu bara dengan pertumbuhan signifikan pada paruh kedua tahun ini. Sedangkan penambahan saham pada PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) menggambarkan pandangan perseroan terhadap prospek bisnis EBT ke depan.

Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target harga saham UNTR dari Rp 34.000 menjadi Rp 39.500 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Kenaikan target harga tersebut juga mempertimbangkan revisi naik perkiraan kinerja keuangan perseroan ke depan.

Estimasi laba besih United Tractors direvisi naik dari Rp 13,73 triliun menjadi Rp 14,68 triliun tahun ini. Begitu juga dengan proyeksi pendapatan direvisi naik dari Rp 101,12 triliun menjadi Rp 105,15 triliun.

Baca juga: United Tractors (UNTR) Buka-bukaan soal Tambah Saham Arkora Hydro (ARKO)

Analis BRI Danareksa Sekuritas Ignatius Teguh Prayogo mengungkapkan, permintaan alat berat masih tinggi pada semester II tahun ini, namun dari sisi suplai memang masih terjadi kekurangan pasokan. Perseroan juga telah menerapkan strategi baru untuk menjaring pasar premium dan non premium untuk meningkatkan pangsa pasar.

United Tractors kemungkinan menambah variasi alat berat kelas 30 ton dan berukuran kecil untuk segmen konstruksi dan kehutanan. “Menyusul masih tingginya permintaan alat berat, manajemen kemungkinan merevisi naik target penjualan alat berat tahun ini. Apalagi pasokan alat berat diprediksi mulai pulih,” tulisnya dalam riset.

Selain faktor tersebut, emiten berkode saham UNTR ini berpotensi mendapatkan permintaan peningkatan volume produksi batu bara dari sejumlah pelanggan. Hal ini akan berimbas terhadap volume produksi kontraktor penambangan batu bara bertumbuh pesat pada paruh kedua tahun ini, apalagi kondisi cuaca diprediksi lebih baik dan pengiriman alat berat stabil.

Sedangkan dari sisi penjualan batu bara, volume produksi tambang UNTR diprediksi lebih rendah pada paruh kedua tahun ini. Hal ini dipengaruhi pendangkalan sungai, sehingga menggangung pengiriman batu bara dari tambang perseroan. Sebaliknya produksi tambang emas Martabe diharapkan meningkat tahun ini.

BRI Danareksa Sekuritas juga memberikan pandangan positif atas keputusan UNTR menambah saham ARKO. Menurut dia, akuisisi ini menggambarkan bahwa ARKO masih bisa dikembangkan lebih besar dan prospek bisnis pembangkit energi terbarukan. Perseroan sebelumnya menambah saham ARKO menjadi 31,49%.

Prioritas Akuisisi

Menurut Ignatius, berkat kas internal yang besar mencapai Rp 39,1 triliun sampai pengujung semester I-2022, United Tractors diprediksi akan menembatkan aksi korporasi merger dan akuisisi menjadi yang utama pada paruh kedua tahun ini.

Baca juga: Laba Bersih United Tractors (UNTR) Terbang 129,3%

“Berdasarkan informasi dari manajemen, United Tractors akan memprioritaskan penggunaan dana untuk merger dan akuisisi perusahaan energi terbarukan maupun pertambangan mineral. Ada beberapa proyek yang sudah masuk pipeline perseroan dan bakal diumumkan dalam waktu dekat,” terangnya.

Meski demikian, dia mengatakan, investor perlu mewaspadai fluktuasi harga batu bara kokas setelah ekonomi dunia melambat. Dengan demikian, saham perseroan direkomendasikan beli dengan target harga Rp 39.500.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com