Menu
Sign in
@ Contact
Search
ilustrasi  harga minyak
Sumber: Antara

ilustrasi harga minyak Sumber: Antara

Sinyal Kemajuan Negosiasi Nuklir Iran Redupkan Harga Minyak

Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Tim Research and Development ICDX mengatakan, harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish. Dibebani oleh sinyal kemajuan pembicaraan nuklir Iran yang meningkatkan potensi kembalinya barel Iran ke pasar minyak global. Selain itu, peningkatan tensi AS dan Tiongkok juga turut membatasi pergerakan harga minyak lebih lanjut.

Tim Research and Development ICDX menyebut, Uni Eropa (UE) pada Senin malam telah mengajukan teks final guna menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015, untuk disetujui oleh AS dan Iran, ungkap seorang pejabat senior UE. Pejabat tersebut juga menyatakan bahwa tidak ada lagi perubahan yang dapat dilakukan pada isi kesepakatan, yang telah melalui negosiasi selama 15 bulan, sehingga UE mengharapkan keputusan akhir baik dari AS maupun Iran dalam beberapa minggu mendatang.

Baca juga: Minyak Turun Tipis 

“Sinyal kemajuan pembicaraan itu sekaligus meningkatkan potensi bagi Iran untuk dapat kembali mengekspor minyaknya hingga mencapai 1 juta - 1.5 juta bph atau setara 1.5% dari pasokan minyak global, dalam enam bulan,” tulis Tim Research and Development ICDX dalam risetnya, Selasa (9/8/2022).

Tim Research and Development ICDX menambahkan, kian memanasnya tensi antara AS dan Tiongkok yang dipicu oleh kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan, turut meningkatkan kekhawatiran akan membebani pertumbuhan ekonomi global yang berdampak negatif terhadap permintaan minyak. Tiongkok pada hari Senin mengumumkan akan kembali mengadakan latihan militer di sekitar Taiwan yang berfokus pada operasi anti-kapal selam dan serangan laut.

Pengumuman tersebut menyusul langkah Tiongkok pada pekan lalu yang melakukan pembatalan atau penangguhan serangkaian kerja sama dengan AS, termasuk militer, dan perubahan iklim, kejahatan transnasional, dan kontranarkotika.

Baca juga: Sinyal Kemajuan Negosiasi Nuklir Iran Redupkan Harga Minyak

Tim Research and Development ICDX menyebut, untuk indikator dalam waktu dekat yang dipantau pasar adalah rilisnya data persediaan minyak mingguan AS oleh grup industri American Petroleum Institute (API), yang biasanya dirilis setiap Selasa sore dan disusul oleh angka resmi versi pemerintah yang dirilis pada Rabu malam oleh badan statistik pemerintah AS, Energy Information Administration (EIA).

“Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$ 95 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$ 85 per barel,” tutup Tim Research and Development ICDX.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com