Menu
Sign in
@ Contact
Search
Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Uriep dalam Pembukaan Perdagangan dalam rangka 45 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia “Menuju Ekonomi Tangguh, Stabil, dan Berkelanjutan”, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Uriep dalam Pembukaan Perdagangan dalam rangka 45 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia “Menuju Ekonomi Tangguh, Stabil, dan Berkelanjutan”, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Per 8 Agustus, Jumlah Investor Pasar Modal Capai 9,38 Juta Orang

Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:40 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Minat investor untuk bertransaksi di pasar modal Indonesia masih terus bertumbuh. Dari sisi demand, jumlah investor pasar modal Indonesia yang tercatat pada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sampai dengan 8 Agustus 2022 mengalami peningkatan 1,88 juta investor atau 25,2% menjadi 9,38 juta investor untuk total investor saham, obligasi, dan reksa dana berdasarkan data Single Investor Identification (SID).

Direktur Utama KSEI Uriep Budhi P merinci, khusus untuk investor saham, peningkatan telah terjadi sebesar 18% menjadi 4,07 juta investor saham. Jika dilihat komposisi investor berdasarkan aktivitas transaksi, per Juli 2022, investor ritel membukukan aktivitas transaksi yang besar, yakni mencapai 46,8% dari total rata-rata nilai transaksi harian.

Baca juga: Hingga 17 Desember 2021, KSEI: Jumlah Investor Pasar Modal Capai 7,3 Juta

“Hal tersebut menunjukkan bahwa pada tahun 2022 ini, aktivitas investor ritel masih mendominasi nilai transaksi,” ujarnya dalam Pembukaan Perdagangan dalam rangka 45 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia “Menuju Ekonomi Tangguh, Stabil, dan Berkelanjutan”, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Tambah Uriep, investor syariah pun telah mencapai 112.248 investor per akhir Juli 2022. Seluruh pencapaian ini tentunya merupakan hasil dari sinergi dan kerja keras seluruh stakeholders’ pasar modal Indonesia.

Sejak awal tahun 2022, KSEI mencatatkan pertumbuhan jumlah investor di Indonesia. Berdasarkan jumlah SID, jumlah investor pasar modal naik 25% dari 7.489.337 investor pada tahun 2021 menjadi 9.376.678 pada 8 Agustus 2022.

Baca juga: Canangkan 10 Program Strategis 2022, KSEI Siapkan Investasi Rp 13 Miliar

Berdasarkan jumlah tersebut, investor saham berjumlah 4.072.609, reksa dana 8.700.670, dan investor Surat Berharga Negara (SBN) sebanyak 740.184. Dari sisi demografi per 8 Agustus 2022, investor individu di Indonesia didominasi oleh 62,89% laki-laki, 59,16% berusia di bawah 30 tahun, 32,68% pegawai, 61,87% berpendidikan terakhir SMA dan 49,40% berpenghasilan Rp 10 juta hingga Rp 100 juta per tahun.

Sementara itu, sebaran investor domestik sambung Uriep saatnya sudah lebih merata. Per Juli 2022, investor di Pulau Jawa sebanyak 69,50% dengan nilai transaksi Rp 3.362,34 triliun, Sumatera 16,65% dengan nilai transaksi Rp 73,73 triliun, Kalimantan 5,43% dengan nilai transaksi Rp 49,62 triliun, Sulawesi 4,10% dengan nilai transaksi Rp 9,03 triliun, Bali, NTT, NTB 3,33% dengan nilai transaksi Rp 9,41 triliun, serta Maluku dan Papua 0,99% dengan nilai transaksi 3,25 triliun.

“Kalau dulu 3-5 tahun sebelumnya investor banyak konsentrasi di Jawa, sekarang sudah mulai merata,” katanya.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com