Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi trading.

Ilustrasi trading.

10 Keuntungan dan Kerugian Trading, Sudah Tau?

Rabu, 17 Agustus 2022 | 10:16 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Seiring dengan perkembangan teknologi, terutama di bidang finansial, trading menjadi salah satu aktivitas yang kian populer. Aktivitas yang memperjualbelikan mata uang asing, saham, komoditas, hingga kripto ini dianggap memiliki prospek keuntungan yang besar. Meski begitu, tetap saja ada resiko mengikutinya. Biar bisa jadi pertimbangan, berikut 10 keuntungan dan kerugian trading yang wajib kamu ketahui dikutip dari Pintu Academy.

Terdapat banyak jenis trading berdasarkan jenis asetnya, tentu keuntungan trading bitcoin berbeda dengan saham. Begitu juga dengan keuntungan trading crypto dan pasar uang. Namun secara umum, trading memiliki 5 keuntungan sebagai berikut ini:

1.Dapat Dimulai dengan Modal Awal yang Kecil

Modal awalnya relatif kecil karena kebanyakan platform memberikan batasan awal nilai trading yang tidak terlalu besar pula. Di sebuah bursa trading online, bahkan ada yang memperdagangkan saham hanya seharga US$ 5. Namun tentunya kamu harus menganalisis lagi apakah saham tersebut tepat untuk rencana trading-mu kedepannya.

2.Fleksibel dan Real-Time

Saat ini, berbagai jenis trading bisa dilakukan secara online, sehingga menjadi keuntungan tersendiri karena lebih fleksibel. Kamu bisa melakukan aktivitas ini kapan saja dan dimana saja.

3.Pengembalian Cepat

Aktivitas trading biasanya dilakukan dalam jangka waktu singkat dibandingkan dengan investasi. Oleh karena itu, pengembalian atau keuntungan yang didapat relatif lebih cepat untuk diperoleh. Namun karena itulah aktivitas trading harus didasari dengan pengalaman dan kemampuan yang mumpuni.

Baca juga: Saham Pilihan untuk Trading 16 Agustus dan Target Harganya

4.Dana Tidak Terkunci

Aset yang biasanya digunakan untuk trading tidaklah terkunci seperti investasi jangka panjang yang baru bisa ditarik setelah 1 tahun atau bahkan hingga bertahun-tahun. Sebut saja Obligasi Negara Ritel (ORI) yang biasanya baru bisa dicairkan dalam jangka waktu 3 tahun. Namun, tentu trader harus menganalisis pasar dan kondisi aset terlebih dahulu untuk memastikan bahwa trader masuk dan keluar posisi di saat yang tepat.

Di sisi lain, selain keuntungan, ada pula kerugian trading yang bisa saja terjadi selama melakukan melakukan jual beli. Berikut 6 kerugian trading yang harus kamu ketahui sebelum menggeluti aktivitas ini.

1. Ketidakpastian

Pasar trading tidaklah selalu bisa dibaca secara mudah. Trader yang berpengalaman bahkan juga bisa tidak sengaja melakukan kesalahan. Hal tersebut karena pasar trading yang tidak bisa diprediksi sepenuhnya. Berubah-ubah dalam sekejap.

2. Perlu Pengetahuan

Ketika kamu ingin terlibat dalam dunia trading, berarti saat itu juga kamu memilih bersaing dengan pengetahuan, intuisi serta sumber daya dari seluruh trader di dunia, termasuk dengan mereka yang profesional dengan pengalaman puluhan tahun.

3. Risiko Besar

Keuntungan dan kerugian trading berikutnya adalah risiko yang besar.  Pergerakan pasar trading dapat membuat kamu rugi besar dalam sekejap mata. Namun, di lain sisi tentunya prinsip high risk high return juga tentunya berlaku. Asalkan didasari dengan ilmu dan pengetahuan, trading bisa jadi aktivitas yang menguntungkan.

Baca juga: Apa Itu Expert Advisor dalam Trading?

4. Volatilitas Tinggi

Volatilitas tinggi berarti risiko tinggi. Dalam dunia trading seperti forex contohnya, tidak ada kendali atas perkembangan makro ekonomi dan geopolitik yang dapat menyebabkan fluktuasi pasar dalam waktu singkat. Investor jangka panjang mungkin bisa membiarkan asetnya meski harga berfluktuasi tanpa merasa panik, namun hal tersebut akan sulit dilakukan trader yang biasanya memiliki target keuntungan jangka pendek.

5. Menyebabkan Kecanduan

Dengan taktik yang tepat, trading bisa memberikan penghasilan yang sangat tinggi dalam waktu singkat. Oleh karena itulah, trading juga bisa menyebabkan candu. Menurut hasil riset dalam jurnal Addictive Behaviours, beberapa investor memilih strategi trading jangka pendek. Mereka mencari bentuk investasi yang menawarkan keuntungan besar nan potensial, sekalipun juga membawa risiko kerugian yang besar. 

6. Tidak Mendapatkan Keuntungan Dividen

Dalam perdagangan saham, biasanya para investor diberikan hak pembayaran dividen tahunan per lembar saham. Sehingga nantinya, dalam kesempatan yang baik, para investor juga akan mendapatkan hasil yang berkelanjutan.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com