Menu
Sign in
@ Contact
Search
Erajaya Group. (Foto: IST)

Erajaya Group. (Foto: IST)

Erajaya (ERAA) Beraksi, Masuk Bisnis Digital hingga Makanan

Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:04 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) memperluas portofolio usahanya dengan melakukan diversifikasi bisnis di empat pilar, yaitu digital, gaya hidup, kecantikan dan kesehatan, serta makanan. Ekspansi tersebut senafas dengan menguatnya jumlah pelanggan perseroan.

Direktur Erajaya Group Jeremy Sim mengatakan bahwa pelanggan merupakan basis bagi perseroan dalam menentukan lini bisnis baru. Apalagi, setelah ditinjau ulang, ternyata perseroan memiliki kekuatan di sisi pelanggan yang selama ini kurang menjadi fokus.

“Maka dari itu, kami mulai mengembangkan 4 pilar bisnis, yakni Erajaya Digital, Erajaya Active Lifestyle, Erajaya Beauty and Wellness, dan Erajaya Food and Nourishment,” papar Jeremy di Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Baca juga: Intip Target Harga Baru Saham Telkom (TLKM), Direvisi Naik!

Dari pilar Erajaya Digital, emiten berkode saham ERAA ini melayani tiga jenis produk, yaitu communication, computers, dan consumer electronics. Kemudian dari pilar Erajaya Active Lifestyle, perseroan mengembangkan produk Internet of Things (IoT), aksesoris, dan fesyen.

Sementara itu, dari pilar Erajaya Beauty and Wellness, ERAA mengembangkan produk farmasi, distribusi alat kesehatan (alkes), dan layanan kesehatan. Adapun pilar terakhir, yaitu Erajaya Food and Nourishment, perseroan mengembangkan produk berupa makanan dan minuman serta grosir.

Jeremy meyakini, melalui diversifikasi tersebut, Erajaya Group akan mampu menggaet sekitar lima sampai enam juta pelanggan dalam setahun. Hal ini berkaca dari data penjualan headset yang setiap tahunnya menembus belasan juta. Begitu juga data transaksi penjualan handphone yang rata-rata terjadi dalam 18 bulan sekali.

“Jadi, siklus pelanggan membeli handphone itu 18 bulan sekali. Artinya, setiap tahun, Erajaya Group telah melakukan transaksi dengan belasan juta pelanggan. Kalau kita bisa menangkap 20% sampai 30% saja dari transaksi itu, maka customer based perseroan bisa berkembang,” terang Jeremy.

Tambah 500 Toko

Tahun ini, ERAA juga menargetkan dapat menambah sekitar 500 toko digital. Berdasarkan data per Maret 2022, ERAA tercatat telah memiliki sebanyak 1.111 toko digital, sehingga sampai akhir 2022 nanti, perseroan memproyeksikan akan memiliki sebanyak 1.600 toko digital.

Baca juga: Pengelola Starbucks di Indonesia Ini (MAPI) Dapat Momentum, Cek Target Harga Sahamnya

Menurut Jeremy, toko-toko tersebut perseroan menjual produk seperti handphone dari berbagai jenis brand seperti Samsung, Apple, Oppo, dan Vivo. Selain itu, Erajaya menjual komputer. Bahkan perseroan memiliki branding sendiri, yaitu Erafone Ibox.

Di samping branding Erafone, ERAA memiliki branding lain bernama Erablue yang rencananya terus dikembangkan dengan menambah sekitar 500 toko dalam beberapa tahun ke depan dan sekitar 5 toko pada tahun ini. “Jadi, kami akan buka toko pertama pada Oktober tahun ini,” tutup Jeremy.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com