Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. Foto: Centratama Group.

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. Foto: Centratama Group.

Akuisisi Menara, Centratama (CENT) Rogoh Kocek Rp 631 Miliar

Rabu, 17 Agustus 2022 | 15:38 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) melalui anak usahanya, PT Centratama Menara Indonesia, menggelontorkan dana Rp 631 miliar untuk mengakuisisi sebanyak 289 menara telekomunikasi PT Lasmana Swasti Prashida (LSP) dan PT Technindo Global Fortace (TGF).

Sekretaris Perusahaan Centratama Telekomunikasi Indonesia Wiwik Septriandewi mengungkapkan, rencana transaksi jual beli aset tersebut akan diselesaikan dalam beberapa tahap. Pembelian tahap pertama telah berlangsung pada 12 Agustus 2022 dan tahap berikutnya dituntaskan paling lambat pada 14 April 2023.

“Jual beli sampai dengan 289 menara telekomunikasi ini dilakukan para pihak berdasarkan perjanjian jual beli aset bersyarat yang ditandatangani para pihak pada 14 April 2022,” jelas Wiwik dalam keterangan tertulis, Rabu (17/8/2022).

Baca juga: AtriaDC akan Investasi Data Center Rp 2,2 Triliun

Dia menegaskan, nilai transaksi dari seluruh akuisisi menara ini termasuk perangkat dan kontrak mencapai Rp 631 miliar atau mencerminkan 28,4% dari nilai ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2021 yang sebesar Rp 2,2 triliun.

Adapun perangkat yang dimaksud dalam transaksi tersebut berupa sarana dan prasarana yang berlokasi di Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali Nusra, Sumbagsel, Sumbagut, Kalimantan, dan Sulawesi yang dimiliki LSP dan TGF.

Wiwik pun memastikan transaksi pembelian aset tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan.

Baca juga: Bersama Digital Tuntaskan Tender Offer Tower (TBIG), Kepemilikannya Jadi 73,34%

Sementara itu, tim penilai independen membeberkan bahwa berdasarkan proyeksi keuangan sebelum dan setelah rencana transaksi, rencana transaksi yang dilakukan emiten berkode saham CENT ini bakal meningkatkan total nilai aset tetap perusahaan.

Sebagaimana diketahui, dari laporan keuangan periode 31 Desember 2021, CENT membukukan rata-rata peningkatan pendapatan sebesar 92,18% setiap tahun. Pendapatan tertinggi tercatat sebesar Rp 1,19 triliun, sedangkan pendapatan terendah sebesar Rp 707 miliar pada 2017.

Di sisi lain, transaksi pembelian aset yang dilakukan perseroan juga akan meningkatkan liabilitas seiring dengan bertambahnya pinjaman. Namun, transaksi jual beli aset juga berpotensi meningkatkan pendapatan dan laba bersih CENT.

Hal itu tidak lepas dari tren pertumbuhan yang terjadi di sektor informasi komunikasi sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Menurut BPS, Produk Domestik Bruto (PDB) lapangan usaha informasi dan komunikasi atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp 748 triliun. Sedangkan menurut PDB atas dasar harga konstan (ADHK), sektor informasi dan komunikasi tumbuh 6,81% menjadi Rp 696 triliun.

“Dengan demikian, berdasarkan analisis kewajaran atas rencana transaksi yang meliputi analisis kualitatif dan analisis kuantitatif, serta analisis inkremental, maka dari segi ekonomis dan keuangan, menurut pendapat kami, rencana transaksi pembelian 289 tower dan penambahan kolokasi milik LSP dan TGF oleh CMI adalah wajar,” tandas tim penilai independen.

Baca juga: Sarana Menara (TOWR) Akuisisi Aset Fiber Optik Alita Rp 801 Miliar

Sebelumnya, CENT dan anak usahanya PT Centratama Menara Indonesia (CMI), juga mengakuisisi sebanyak 1.000 saham atau mewakili 100% saham pada perusahaan menara telekomunikasi, PT EPID Menara AssetCo.

Perseroan dan CMI menandatangani perjanjian pembelian bersyarat (conditional share purchase agreement) dengan EPID Menara Holdco (EMH) dan EP ID Holdings Pte Ltd (EPHL) pada 30 Desember 2021.

Isi perjanjian itu menyebutkan, CENT dan CMI sepakat membeli seluruh saham EPID Menara AssetCo dengan harga Rp 35,8 miliar. Wiwik mengungkapkan, transaksi tersebut merupakan bagian dari rencana strategi perseroan untuk mengembangkan portofolio menara telekomunikasi.

“Perseroan selalu mencari peluang untuk menambah kepemilikan menara telekomunikasi baik melalui pertumbuhan secara organik maupun melalui akuisisi menara telekomunikasi,” tutupnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com